
WARTAPHOTO.NET. PATI – Pegawai SPBU di Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, mengaku telah diperas oleh dua orang yang mengaku sebagai wartawan. Kejadian itu pada Kamis (8/12/2022) siang kemarin.
Pengawas SPBU Tlogowungu, Erwin Setyo Pramono mengatakan, dua orang itu mendatangi SPBU Tlogowungu pada pukul 12.00 WIB dengan maksud memberikan komplain atas pelayanan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU tersebut.
“Mereka ke sini dengan alasan mau konfirmasi bahwa pengisian kami itu kurang bagus atau keluar angin saja. Dan mereka menakut-nakuti dengan akan membuat berita,” kata Erwin saat ditemui media, Jumat (9/12/2022) siang.
Erwin menjelaskan, dua orang itu lantas meminta sejumlah uang kepada dirinya sebagai tebusan agar berita itu tidak jadi ditayangkan.
“Awal mula itu minta Rp5 juta sebelum berita dibuat. Setelah itu saya tawar, tak kasih uang bensin wong nggak ada kesalahan, tapi dia tidak mau,” tutur dia.
Tidak sampai di situ saja, dua orang yang mengaku wartawan itu kembali menghubungi Erwin dengan mengancam akan membuat berita bahwa SPBU Tlogowungu telah mencurangi pembeli.
“Setelah itu kami dihubungi lagi dan akhirnya bertemu lagi di sebuah kafe jalan Rendole. Di situ kami berdiskusi. Katanya dia sudah menulis berita, sudah mau rilis. Setelah itu saya minta cancel takutnya nanti kalau sudah diberitakan dan dilihat masyarakat dikiranya itu benar, padahal itu kan hoaks juga,” terang dia.
Di kafe itu, lanjut Erwin, dua orang yang mengaku wartawan tersebut bilang jika berita itu sudah terlanjur ditayangkan. Sehingga untuk menghapusnya, Erwin harus membayar sejumlah uang.
“Dia itu mintanya Rp15 juta. Setelah itu saya nego lagi, dia coba telpon sama kantor (media) katanya minta Rp12 juta pas. Karena tidak ada jalan keluar, dan saya takut SPBU-nya jadi rugi, penjualan menurun, saya kasih diut Rp5 juta dulu, setelahnya yang Rp7 juta nanti nyusul,” jelas dia.
Karena merasa telah diperas oleh wartawan abal-abal itu, akhirnya ia melaporkan ke Polisi. Akhirnya pada sore harinya, dua orang itu dibekuk polisi di kafe itu juga.
Erwin menambahkan, kedua orang yang mengaku wartawan itu mengatakan telah mengisi bensin di SPBU Tlogowungu pada 6 Desember lalu. Namun, Erwin memastikan dengan mengecek CCTV. Dari hasil rekaman CCTV, keduanya tidak tampak mengisi bahan bakar di SPBU Tlogowungu pada tanggal tersebut.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.