
WARTAPHOTO.NET. PATI – Sejumlah warung remang-remang di Jalan Pati-Kudus, tepat di Desa/Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, dibongkar paksa oleh petugas, Senin (12/6/2023) pagi.
Sebanyak 50 personel dikerahkan dalam pembongkaran ini.
Tim gabungan yang melakukan pembongkaran terdiri atas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP Kabupaten Pati, Bina Marga Jawa Tengah, hingga jajaran TNI-Polri.
Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Margorejo juga turut hadir menyaksikan pembongkaran warung remang-remang itu.
Terdapat empat bangunan liar yang dibongkar paksa oleh petugas. Sementara puluhan bangunan lainnya sudah dibongkar secara pribadi oleh pemiliknya beberapa waktu lalu.
Saat melakukan pembongkaran, petugas menemukan sebuah alat kontrasepsi yang berada di dalam bilik. Bilik itu juga dilengkapi dengan kasur lantai.
”Kita dampingi Satpol PP Jawa Tengah untuk melakukan pembongkaran warung remang-remang yang digunakan untuk prostitusi. Ada kamar yang digunakan untuk prostitusi liar. Kita temukan kondom di situ,” jelas Kepala Satpol PP Pati, Sugiyono.
Dia mengatakan, lebih dari 90 persen bangunan liar yang berada di depan SPBU Margorejo Pati ini menyediakan kamar untuk prostitusi.
”Banyak kamar. Ada kondom. Ada juga tempat cucian. Sehingga pasti mengarah ke sana (prostitusi),” kata dia.
Meskipun demikian, ia menyebut jika tidak semua bangunan liar di sana digunakan untuk praktek prostitusi. Ada juga bangunan yang digunakan untuk tambal ban.
Namun demikian, Sugiyono menegaskan bahwa berdirinya bangunan itu telah melanggar aturan. Sebab, berdiri di atas tanah Bina Marga Jawa Tengah.
Diketahui, Sebelumnya Satpol PP Provinsi Jawa Tengah melayangkan surat peringatan (SP) kepada para pemilik bangunan liar untuk membongkar secara mandiri.
Pemilik bangunan diberikan batas waktu hingga 11 Juni 2023 agar membongkar bangunannya sendiri.
Dari total 26 bangunan liar di sana, sebanyak 22 bangunan telah dibongkar mandiri oleh pemiliknya. Sehingga petugas hanya tinggal membongkar empat bangunan saja.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.