
WARTAPHOTO.net. PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bersama BPJS Kesehatan berkomitmen untuk menargetkan Universal Health Coverage (UHC) di tahun 2023. Sebagai keseriusan komitmen untuk mewujudkan UHC ini, diupayakan melalui perbaikan pelayanan di berbagai fasilitas kesehatan.
Rapat dalam rangka pencapaian komitmen itu berlangsung di ruang rapat Joyokusumo Setda Pati, Rabu (4/10/2023).
Kepala BPJS Kesehatan cabang Pati Wahyu Giyanto mengungkapkan, untuk mewujudkan tercapainya UHC khususnya di Kabupaten Pati ini, harus didukung dan didorong oleh semua pihak yang terlibat.
Diantaranya yaitu, mengoptimalkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang masih menjadi ditanggung pemerintah kabupaten beralih menjadi tanggungan negara.
“Paling lama, akhir tahun 2023 ini ya, bulan Desember mendatang sudah UHC. Tapi kita bisa percepat, nanti kita akan buat aksi tentatif dan Sekda bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra yang akan memantaunya,” ungkap Wahyu Giyanto.
Dari tiga kabupaten yang dinaungi oleh BPJS Kesehatan Pati, hanya Kabupaten Rembang yang telah mencapai UHC, dengan jumlah 97,37%. Artinya, warganya sudah terdaftar dalam kepersertaan BPJS Kesehatan.
Untuk Kabupaten Pati saat ini baru 85,22% dan untuk Blora 80,23%. Target kami pada Desember ini dua Kabupaten itu sudah 95%.
Adapun keuntungan bagi kabupaten yang sudah UHC antara lain, pelayanan di kabupaten tersebut lebih maksimal. Seperti di Kabupaten Rembang, sekarang masyarakat yang belum memiliki BPJS jika sakit bisa langsung membuat BPJS, dan langsung bisa dipakai BPJS – nya.
Sementara, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Pati Siti Subiati menegaskan, UHC ini memang menjadi cita-cita bersama untuk segera diwujudkan. Pemkab juga telah mengumpulkan para operator desa untuk memasukan (entry) data warga menerima bantuan iur JKN.
“Jadi sudah sejak hari ini dimulai terus bergerak bersama. Mulai hari ini sampai maksimal sampai Desember harus UHC. Jadi semua lini, sektor, serta stakeholder sudah sepakat dan setuju peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan kita wujudkan, ketika kita sudah UHC,” terang Siti Subiati.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad