
WARTAPHOTO.net. PATI – Menjelang hari raya Idulfitri, Perum Bulog Kantor Cabang Pati berupaya menyetabilkan harga kebutuhan pokok. Yaitu, dengan cara menggencarkan pasar murah hingga memberikan bantuan.
Pimpinan Bulog Pati, Hardiansyah mengatakan, selama bulan ramadan ini, pihaknya terus mengadakan pasar murah di sejumlah wilayah. Tak terkecuali di Kabupaten Pati.
“Kita ada permintaan pasar murah. Seperti kemarin dari Disdagperin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian) sama DKP (Dinas Ketahanan Pangan),” kata dia, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, kegiatan pasar murah tersebut menyasar semua kecamatan di Kabupaten Pati. Di sana menjual berbagai komoditas seperti beras, gula, dan minyak goreng.
“Untuk di Pati, semua kecamatan kira drop. Kita bawanya 1 ton setengah per titik untuk semua kecamatan. Biasanya 1 ton beras, terus minyak 300, gulanya 200 kilo gram,” rinci dia.
Hardiansyah menyontohkan, beberapa pekan lalu terdapat pasar murah di Alun-alun Kembangjoyo. Ada sebanyak 3.000 paket yang telah pihaknya siapkan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.
Adapun ribuan paket tersebut berisi beras 2,5 kilogram, gula 2 kilogram dan minyak goreng 1 liter.
Setiap paketnya, warga hanya perlu membayar Rp 50 ribu saja. Sementara harga normalnya berkisar Rp 100 ribu.
“Setiap ada permintaan kita sinkronkan dulu jadwalnya. Kita turun bawa barang gitu aja. Yang beli silakan beli. Dibatasi paling jumlahnya. Paling 1 orang 1 pak, kalau enggak maksimal 2 pak,” jelas dia.
Selain mengadakan pasar murah, pihaknya juga telah menggelontorkan sebagian beras untuk bantuan kebutuhan pangan. Total ada 1.400 ton untuk Kabupaten Pati.
Bantuan tersebut disalurkan selama 6 bulan yang dibagi menjadi 2 tahap. Tahap pertama dilakukan pada Januari, Februari dan Maret. Sedangkan tahap keduanya dilaksanakan mulai April, Mei, dan Juni.
“Untuk bantuan di Kabupaten sekitar 1.400 ton. Sudah selesai dan tersalurkan semua tahap pertama,” tandas dia.
Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad.