16
September
2026
Rabu - : WIB

Panggung Musik Kampanye Paslon 01 di Pamotan Dihentikan, Ganggu Kenyamanan Pasien Puskesmas

wartaphoto net
2024/10/02 pada Berita, Rembang

WARTAPHOTO.net.REMBANG – Kampanye musik rakyat yang digelar oleh tim pasangan calon (Paslon) 01 di kawasan Puskesmas Pamotan terpaksa dihentikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rembang. Alasan penghentian acara tersebut adalah karena dianggap mengganggu lingkungan, terutama aktivitas kesehatan di Puskesmas yang berdekatan dengan lokasi panggung dangdut.

Acara yang berlangsung di tepi Jalan Lasem-Pamotan tersebut diminta untuk dihentikan oleh Bawaslu setelah menerima laporan dari seorang tenaga kesehatan. Menurut laporan, suara keras dari musik dangdut yang dimainkan selama kampanye mengganggu kenyamanan pasien Puskesmas.

“Setelah mendapat laporan, saya langsung meminta Panwascam untuk mengecek lokasi. Ternyata benar ada konser musik dan juga kegiatan pengobatan gratis di tempat tersebut,” jelas Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto.

Totok yang kemudian mendatangi lokasi, juga mempertanyakan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dari tim kampanye Paslon 01. Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, tim kampanye belum mengantongi STTP yang seharusnya diurus sebelum kampanye dimulai.

“Saya tanyakan STTP, ternyata belum dimiliki. Kalau pun sudah ada, sebaiknya lokasi kampanye tetap dipindahkan karena keberadaannya di depan Puskesmas sangat mengganggu pasien. Kami memberikan saran untuk perbaikan,” ujar Totok.

Ia juga menegaskan pentingnya STTP sebagai syarat resmi untuk kegiatan kampanye, yang diurus melalui Polres Rembang dan ditembuskan ke KPU serta Bawaslu. Akhirnya, kegiatan kampanye dihentikan dan dipindahkan ke lokasi lain, yaitu di depan rumah Bupati Rembang, Pak Hafidz.

Di sisi lain, Divisi Kampanye, Sosialisasi, dan Penggalangan Massa Paslon 01, Abdul Mu’id, menyatakan bahwa STTP untuk kampanye di Pamotan sudah diterbitkan oleh Polres Rembang. Ia menjelaskan, acara panggung dangdut tersebut digagas oleh para relawan untuk menyambut kedatangan Vivit Dinarini, yang pada saat itu tengah melakukan blusukan di Pasar Pamotan.

“Awalnya kami berencana mengadakan panggung di dalam area pasar, tapi karena keterbatasan tempat, akhirnya dipindah ke depan Puskesmas. Setelah diminta untuk bergeser oleh Bawaslu, kami sudah memindahkan lokasi acara,” jelas Mu’id.

Dengan adanya perubahan lokasi kampanye ini, diharapkan kegiatan kampanye ke depannya tetap berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa mengganggu aktivitas publik di sekitar.

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close