17
September
2026
Kamis - : WIB

Petani Cabai di Pati Mengeluh: Harga Merosot hingga Tanaman Diserang Hama Tikus

wartaphoto
2024/10/11 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI –  Cabai merah besar di tingkat petani harganya merosot tajam. Kondisi ini pun dirasa sangat memukul para petani cabai di Kabupaten Pati.

Widarso, petani cabai di Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati  mengatakan, harga cabai pada panen kali ini menurun drastis. Padahal pada masa panen sebelumnya, harga cabai bisa menyentuh puluhan ribu per kilogramnya.

“Bulan Agustus kemarin sempat menyentuh Rp 20 ribu. Terus ada peningkatan dan penurunan. Tapi di akhir bulan ini jatuh di angka Rp 10 ribu kemudian semakin murah hingga menjadi Rp 4 ribu,” kata dia, (11/10/2024).

Menurut dia, kondisi harga cabai ini sangat jauh dari harapan para petani. Mengingat pada bulan-bulan seperti ini seharusnya harga cabai melambung tinggi.

Dirinya tak mengetahui pasti persoalan penurunan harga cabai. Namun yang jelas saat ini kondisi petani cabe sangat terpukul.

Tidak hanya itu, lanjut dia, petani saat ini juga dipusingkan dengan serangan tikus yang menghabiskan tanamannya.

“Harga jual rendah terus ditambah lagi serangan tikus yang sangat besar,” terang dia.

Ia menilai harga jual cabai yang rendah ini tidak sesuai dengan besarnya biaya tanam.

“Secara hasil panen di Wedarijaksa ini tidak begitu melimpah. Potensi hasil tanam kita terkendala hama tikus, tapi entah kenapa harga turun,” ucap dia.

Ia menuturkan, harga cabai merah seharusnya bisa di atas Rp 8 ribu per kilogram.

“Kita mencoba mengalkulasi hanya Rp 6 ribu sekian untuk produksi. Kalau kita jual sekilo Rp 8 ribu petani sudah mendapatkan untung,” tandas dia.

Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad.

Foto : Istimewa

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close