
WARTAPHOTO.NET. KAYEN – Warganet di Kabupaten Pati dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan adanya sekelompok pemuda terlibat perseteruan di pinggir jalan. Salah satu di antara mereka tampak membawa senjata tajam.
Dalam video yang beredar di media sosial beberapa waktu lalu, memperlihatkan adanya sekelompok pemuda yang sedang berseteru di depan warung makan pecel lele hingga depan Bank Jateng Kayen, Pati. Terlihat ada seorang pemuda yang memakai jaket warna merah tiba-tiba mengambil sebuah senjata dari jok motor, kemudian dia berlari sambil membawa senjata tersebut dan mengayunkannya ke tengah perkelahian.
Wartaphoto mencoba menelusuri lokasi kejadian ini. Benar saja, kejadian tersebut berada di Jalan Raya Kayen – Sukolilo, tepatnya di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Pati, pada Rabu (29/1/2025) sore.
Kejadian bermula saat seorang karyawan warung makan di Kayen berinisial B (20), warga Angkatan Kidul, Kecamatan Tambakromo, Pati, hendak membeli paket internet. Namun di tengah jalan, dia bertemu dengan empat orang yang mengendarai dua motor.
“Di depan saya itu ada pengendara motor berboncengan. Tiba-tiba pemboncengnya menoleh dan membentak saya. Ternyata di belakang saya itu ada temannya lagi dua orang yang mau nyerang. Kemudian saya tancap gas dan berhenti di warung yang biasa saya berjualan,” kata dia saat ditemui Wartaphoto.net, Jumat (31/1/2025).
Saat berhenti di warung pecel lele itu, B akhirnya dikeroyok oleh sekelompok orang yang mengejarnya tadi. “Saya dikeroyok, dipukuli. Saya tidak tahu pelakunya, tidak kenal sama sekali,” ucap dia.
B mengaku telah melapor ke Polisi atas kejadian yang menimpa dirinya ini. Ia berharap, pihak kepolisian segera memproses laporannya itu.
Korban lainnya yakni MF (38), warga Desa Kayen. Ia menceritakan, kejadian bermula saat dia melihat adanya pertikaian sekelompok pemuda yang tidak jauh dari lokasi bengkel miliknya.
Dia pun bermaksud ingin melerai. Namun naas, MF justru dianiaya oleh sekelompok pemuda itu. Bahkan dirinya terkena sayatan senjata tajam di bagian perut.
“Awalnya ada seorang penjual pecel lele yang dikeroyok. Kemudian saya ke lokasi untuk melerai. Tapi pelaku (pembawa sajam) tidak terima kemudian mengambil sajam dari jok motor lalu menyerang saya. (Sajam) Itu mengenai perut saya,” kata dia, saat dikunjungi Wartaphoto di kediamannya.
Seletah terkena sayatan senjata tajam, MF kemudian minggir untuk menyelamatkan diri. Ia pun sempat dibawa oleh warga ke RSUD Kayen.
“Perut saya kena sabetan senjata tajam. Terus saya minggir dan dibawa ke Rumah Sakit Kayen,” jelas dia.
Atas kejadian ini, MF juga mengaku telah melaporkan kepada polisi. Ia berharap agar sekelompok pemuda ini ditindak tegas.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Kayen AKP Parsa membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya mengaku masih mendalami kasus ini.
“Benar itu terjadi di jalan Kayen-Sukolilo tepatnya di barat pertigaan Kayen. Saat ini kami masih menyelidiki kasus itu,” terang dia.
“Kami juga mendapati barang bukti yang diduga milik pelaku. Selain itu kami juga telah mendalami video yang beredar,” imbuh Kapolsek Kayen.
Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad