
WARTAPHOTO.net. JATENG – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai NasDem, Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja (kunker) reses ke daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah III (Pati, Rembang, Grobogan, Blora) pada masa reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024–2025. Kegiatan yang berlangsung selama sembilan hari, mulai 15 hingga 23 Juni 2025, ini difokuskan untuk memantau program sosial, pendidikan, dan pengelolaan dana haji.
Kunker Reses dimulai di Kabupaten Pati, tepatnya di Sentra Margo Laras, pada 15 Juni 2025. Hj. Sri Wulan meninjau perkembangan program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari layanan rehabilitasi sosial. Ia berdialog langsung dengan pengurus untuk melihat sejauh mana dampak positif program tersebut terhadap masyarakat rentan.

Keesokan harinya, 16 Juni 2025, Hj. Sri Wulan kembali ke Sentra Margo Laras untuk melakukan survei persiapan infrastruktur Sekolah Rakyat. Didampingi kontraktor dan staf PUPR, ia meninjau kesiapan sarana prasarana yang akan digunakan dalam mendukung proses belajar-mengajar.
Pada 17 Juni 2025 di Pendopo Kemenag Blora, Hj. Sri Wulan menggelar sosialisasi tentang penguatan tata kelola keuangan haji. Dalam forum tersebut, ia menyampaikan urgensi revisi UU No. 34 Tahun 2014 guna memberi keleluasaan kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam berinvestasi, termasuk pemanfaatan aset seperti hotel di sekitar Masjidil Haram bagi jamaah Indonesia. Ia menekankan pentingnya pengelolaan keuangan haji yang transparan, akuntabel, dan berbasis syariah.

Pada 18 Juni 2025, Hj. Sri Wulan menyerahkan bantuan kambing kepada kelompok ternak di Desa Dukuhmulyo, Pati, guna mendukung program ketahanan pangan.
Keesokan harinya, yakni 19 Juni 2025, ia meninjau langsung peternakan kambing di Grobogan yang mendapatkan bantuan dari BPKH dan BAZNAS. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program kemaslahatan untuk menaikkan kelas peternak dari mustahik menjadi muzaki.
Tidak hanya itu, pada 20 Juni 2025, Hj. Sri Wulan bersama Kemensos menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada pemulung, keluarga PKH, dan pengemis di Kecamatan Gubug, Grobogan. Penyaluran ini menunjukkan komitmen DPR RI dalam memastikan kehadiran negara bagi kelompok rentan.
Pada 21 Juni 2025, Hj. Sri Wulan kembali mengadakan sosialisasi tentang penguatan tata kelola keuangan haji, di Kantor Kemenag Rembang. Pelaksanaan ibadah haji 2025 diwarnai berbagai permasalahan, terutama terkait dengan manajemen layanan dan penerapan sistem multisyarikah. Beberapa masalah yang muncul antara lain: transportasi yang terlambat, jemaah terpisah dari rombongan, dan kendala akomodasi serta konsumsi.
Kegiatan reses berlanjut pada 22 Juni 2025, di Embarkasi Solo, di mana Hj. Sri Wulan menyambut kepulangan jamaah haji asal dapil Jateng III (Pati, Blora, Grobogan, Rembang). Ia menyampaikan harapan agar para jamaah menjadi inspirasi bagi masyarakat.
Pada penutupan kegiatan, yakni 23 Juni 2025 Hj. Sri Wulan juga hadir sebagai narasumber dalam acara diseminasi pengelolaan keuangan haji bersama PLH Kepala Kemenag Pati yang berlangsung di Hotel Gritari. Ia kembali menegaskan pentingnya edukasi publik dan transparansi dalam pengelolaan dana umat.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad