16
September
2026
Rabu - : WIB

Rumah Pentolan Masyarakat Pati Bersatu Nyaris Dibakar Orang Tak Dikenal

wartaphoto
2025/10/03 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Rumah seorang pentolan Masyarakat Pati Bersatu (MPB), Teguh Istiyanto, diduga hendak dibakar oleh orantlg tidak dikenal. Peristiwa terjadi pada Jumat, (3/5/2025) sekira pukul 04.00 WIB di Perum Taman Mutiara Persada, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Pati.

Berdasarkan rekaman CCTV rumah korban, dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor berhenti di depan rumah yang juga digunakan sebagai warung. Tak lama kemudian, terdapat api membakar bagian warung hingga menghanguskan sejumlah barang dagangan dan perabotan.

Atas peristiwa itu, korban melaporkan kejadian ke Polresta Pati pada hari yang sama sekitar pukul 15.02 WIB. Dalam laporan disebutkan tidak ada kerugian jiwa, namun korban mengalami kerugian materiil akibat kebakaran.

Polisi mencatat ada dua saksi dalam peristiwa ini, yakni Muhammad Ibnu Rivaldi (21) serta Supriyono (46). Sementara itu, barang bukti diamankan sebagai bagian dari penyelidikan.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo, menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.

“Benar, pada 3 Oktober dini hari telah terjadi dugaan pembakaran rumah warga. Kami sudah menerima laporan resmi dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa rekaman CCTV menjadi petunjuk awal yang sangat penting.

“CCTV memperlihatkan dua pelaku yang datang menggunakan sepeda motor. Kami sedang mendalami ciri-ciri dan kemungkinan identitas mereka,” jelasnya.

Polisi juga melakukan analisis terhadap barang bukti yang diamankan. “Kami lakukan olah TKP dan Barang bukti sudah kami amankan. Ini akan kami teliti lebih lanjut untuk memastikan modus yang digunakan,” terang Kompol Heri.

“Kami pastikan kasus pembakaran rumah pelapor prosesnya berjalan dan semua masih dalam pendalaman,” lanjut dia.

Peristiwa Pemukulan

Sebelumnya, Teguh Istiyanto juga diduga dipukul oleh orang tidak dikenal pada Kamis, 2 Oktober 2025 sekira pukul 10.00 WIB di depan pintu masuk selatan Kantor DPRD Kabupaten Pati.

Saat itu Teguh hendak mengawal jalannya rapat Pansus Hak Angket. Karena pintu utama dijaga ketat oleh massa, pelapor diarahkan masuk melalui pintu selatan. Namun, setelah melompati pagar, ia tiba-tiba ditarik dan dipukul oleh sekelompok orang yang diduga merupakan bagian dari massa pendukung Bupati.

Saat terjatuh, ia bahkan diinjak, ditendang, dan dipukul hingga mengalami luka di wajah, lengan, dan leher. Teguh kemudian mendapat perawatan di RSUD Soewondo Pati sebelum membuat laporan resmi ke Polresta Pati pada 3 Oktober 2025 pukul 14.00 WIB.

Dua saksi dalam peristiwa ini telah diperiksa, yakni Supriyono (46) dan Eko Setiyanto (50). Polisi juga mengamankan barang bukti pengeroyokan.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo, membenarkan laporan tersebut.

“Benar, Polresta Pati menerima laporan dugaan pengeroyokan di depan DPRD Kabupaten Pati. Saat ini kasus sedang dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya telah memintai keterangan pelapor dan saksi-saksi untuk memperkuat alat bukti. “Saksi yang ada di lokasi sudah kami periksa, sementara barang bukti sudah diamankan,” jelas Kompol Heri.

Polisi juga sedang melakukan identifikasi terhadap pelaku. “Kami sedang memetakan dugaan keterlibatan kelompok massa yang ada di sekitar lokasi kejadian. Identifikasi pelaku menjadi prioritas penyidikan,” tegasnya.

Kompol Heri menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan ini secara profesional dan transparan.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Polresta Pati akan mengusut kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

(*/wartaphoto)

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close