16
September
2026
Rabu - : WIB

Beredar Narasi Pati Utara vs Pati Selatan, Koordinator Demo di Tayu: Masyarakat Jangan Mau Dibenturkan

wartaphoto
2025/10/06 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Belakangan ini banyak beredar narasi Pati Utara vs Pati Selatan di berbagai grup media sosial berbasis masyarakat Pati. Hal ini dikhawatirkan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.

Pati Selatan dinarasikan wilayah pro-Sudewo, sedangkan Pati Utara dinarasikan sebagai anti-Sudewo.

Bahkan, peristiwa yang menimpa Teguh Istiyanto juga dianggap sebagai ekses dari narasi tersebut.

Diketahui, pada Kamis (2/10/2025) lalu, Teguh yang merupakan pentolan Masyarakat Pati Bersatu (MPB), menjadi korban penganiayaan oleh orang tidak dikenal saat menghadiri rapat Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati di DPRD Pati.

Bahkan, ketegangan memuncak ketika pada rumah Teguh Istiyanto yang berada di Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, dibakar oleh orang pria tidak dikenal, pada Jumat (3/10/2025).

Koordinator Koalisi Masyarakat Pati Anti Premanisme (Kompres), Mirza Sastro Atmodjo, yang menggelar aksi solidaritas terhadap Teguh Istiyanto di Alun-Alun Kecamatan Tayu, Senin (6/10/2025), membantah narasi tersebut.

“Banyak juga teman-teman kami yang berada di wilayah Pati Selatan. Jangan sampai narasi itu menjadi hal yang dapat membenturkan kita,” ucap dia.

Ia menduga, narasi Pati Utara vs Pati Selatan itu dimunculkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang merupakan pendukung Bupati Pati Sudewo.

“Karena itu kami juga meminta pertanggungjawaban Bapak Sudewo atas kegaduhan dan ketidakstabilan yang timbul di Kabupaten Pati,” tegas Mirza.

Mirza berharap masyarakat tidak terpancing untuk dibentur-benturkan dengan adanya narasi Pati Utara vs Pati Selatan itu.

“Kita semua sama. Tidak ada perbedaan. Yang ada mungkin mendukung atau tidak mendukung (Bupati Sudewo). Jangan sampai masyarakat mau dibenturkan,” pungkas dia.

Sementara itu Camat Tayu, Imam Rifa’i yang menemui massa, juga meminta agar masyarakat tidak terpancing oleh narasi provokatif.

“Kita harus menjunjung persatuan dan kesatuan. Jangan mudah terpancing provokasi untuk bertindak anarkis, yang hanya akan merugikan masyarakat dan diri sendiri. Tidak ada istilah Pati Utara dan Pati Selatan. Kita semua adalah masyarakat Kabupaten Pati,” tegas dia.

Senada, Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto, mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpancing narasi-narasi provokatif yang dapat mengganggu kedamaian dan kondusivitas daerah. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak khawatir, sebab kepolisian dia pastikan akan bertindak sesuai hukum.

“Dari awal kami berkomitmen mengawal hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Akan kami sampaikan pada pimpinan, dan pasti akan ditindaklanjuti,” ungkap dia.

Reporter : Putra

Fotografer : Dimas
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close