
WARTAPHOTO.NET. PATI – Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati Tahun 2026 yang digelar di Hotel Gitrary resmi memunculkan tujuh nama kandidat untuk memimpin partai berlambang bola dunia tersebut. Menariknya, nama Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut masuk dalam bursa usulan.
Ketua Panitia Muscab PKB Pati, Sunoto, mengungkapkan bahwa ketujuh nama tersebut merupakan hasil penjaringan dan kesimpulan Tim Koordinator DPP PKB setelah turun langsung ke lapangan.
”Ada tujuh nama yang dibacakan dari DPP, yakni Pak Kastomo (DPRD Pati), Pak Chandra (Plt Bupati), Gus Rizal (Ketua DPC), Bu Muntamah (DPRD Pati), Pak Husain (Sekretaris DPC), Pak Sugiharto (DPRD Jateng), dan termasuk saya sendiri, Sunoto,” jelas dia usai Muscab, Kamis (16/4/2026).
Sunoto menjelaskan bahwa Muscab kali ini bersifat pengusulan, bukan pemilihan langsung di tempat. Nama-nama yang muncul merupakan hasil penilaian DPP terhadap tokoh masyarakat, kader, serta tokoh partai di daerah.
Selanjutnya, para kandidat akan menjalani tahapan krusial, yakni uji kompetensi yang diselenggarakan langsung oleh DPP PKB. Namun, dirinya tak mengetahui secara pasti kapan pelaksanaan uji kompetensi tersebut hingga ketua DPC terpilih.
”Nanti diuji tentang kesiapan mental, etika politik, loyalitas, hingga dedikasi. DPP yang memiliki hak prerogatif menentukan siapa yang paling layak memimpin DPC PKB Pati berdasarkan nilai hasil breakdown uji kompetensi tersebut,” tambah Sunoto.
Meski menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pusat, Sunoto menekankan pentingnya faktor loyalitas kader. Ia berharap PKB Pati ke depan dipimpin oleh sosok yang benar-benar berangkat dari akar rumput partai.
”Kami ingin pimpinan PKB Pati adalah kader. Partai ini adalah partai kader, jadi barometer utamanya adalah loyalitas. Kita tidak ingin partai ini menjadi ajang ‘lelang’. Jika hanya yang punya uang yang dipilih, untuk apa ada Muscab?,” tegas dia.
Di sisi lain, Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyatakan kesiapannya jika nantinya dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPC PKB Pati. Meski mengakui dirinya adalah kader “naturalisasi” yang masuk menjelang Pilkada 2024, ia berkomitmen untuk membawa partai lebih dekat dengan masyarakat.
“Kita masuk PKB saat pencalonan saat masuk bursa wakil Bupati Pati. Saya baru masuk PKB. Istilah kerennya, kan, naturalisasi,” kata dia.
Reporter: Putra
Editor: Revan Zaen