16
September
2026
Rabu - : WIB

Plt Bupati Pati dan DPRD Siap Kawal Aspirasi Nelayan Hingga ke Pusat

wartaphoto
2026/05/04 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI– Ribuan nelayan dari Paguyuban Nelayan Mina Sejahtera Kabupaten Pati menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati, Senin (4/5/2026).

Mereka mendesak pemerintah menetapkan harga khusus BBM solar nonsubsidi untuk kapal perikanan.

Tak menunggu lama, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, langsung keluar menemui massa dan menyatakan siap mengawal tuntutan nelayan hingga ke pemerintah pusat.

Koordinator aksi, Eko Budiyono, menyebut kenaikan harga BBM industri berdampak langsung pada operasional kapal perikanan.

“Perkembangan BBM industri menyebabkan kapal perikanan tidak bisa melaut karena harganya mahal,” kata Eko saat berorasi.

Menurutnya, nelayan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Karena itu, ia mendesak pemerintah segera menetapkan harga BBM khusus bagi kapal perikanan di atas 30 GT.

“Kami minta kisaran harga Rp 10 ribu sampai Rp 13 ribu, atau maksimal 2 kali lipat harga subsidi saat ini. Untuk kelangsungan pangan dan ketahanan pangan perikanan tangkap,” tegas Eko. Saat ini, harga solar nonsubsidi untuk nelayan mencapai Rp 30 ribu per liter.

Menanggapi tuntutan, Chandra menjelaskan bahwa pihaknya telah lebih dulu menghadap ke Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 27 April 2026.

“Kemarin sudah menghadap ke KKP supaya nelayan di Pati mendapatkan harga nonsubsidi yang layak agar teman-teman bisa melaut,” ungkapnya di hadapan massa.

Chandra mengaku memahami kondisi nelayan karena pernah bekerja di sektor perikanan. Ia menghitung, dengan harga saat ini, nelayan tidak akan mampu melaut.

“ABK di tempat kami hanya bagi hasil. Kalau ada kenaikan BBM, dampaknya signifikan ke teman-teman nelayan,” jelas dia.

Chandra menegaskan akan terus mengawal aspirasi ini. Jika tuntutan belum ditanggapi pusat, ia siap turun bersama nelayan.

“Kalau aspirasi ini tidak sampai ke pusat kami akan mengawal Bapak Ibu semua. Misalkan belum ditanggapi pemerintah pusat, kami akan ikut bersama bapak-bapak semua untuk mendapatkan harga BBM sesuai harapan,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin. Ia menyebut nelayan adalah penyangga pangan dan taat pajak.

“Kami DPRD akan mengawal dan menemani nelayan ke Jakarta, karena nelayan sudah terbukti penyangga pangan,” terang Ali.

Aksi berlangsung damai dengan pengawalan aparat. Para nelayan berharap pemerintah segera merespons tuntutan agar aktivitas melaut bisa kembali normal.

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close