16
September
2026
Rabu - : WIB

Kades Tlogomojo: Sedekah Bumi Jadi Momen Mempersatukan Warga Lewat Tradisi dan Budaya

wartaphoto
2026/05/18 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Kepala Desa Tlogomojo Khoirul Anwar menyebut tradisi Sedekah Bumi sebagai ruang pemersatu warga. Pernyataan itu ia sampaikan saat Karnaval Budaya Sedekah Bumi Desa Tlogomojo, Kecamatan Batangan, Minggu (17/5/2026).

“Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar. Kegiatan ini tidak hanya untuk memeriahkan sedekah bumi, tetapi juga memperkuat kebersamaan antarwarga,” ujar Khoirul Anwar di sela acara.

Karnaval yang dimulai pukul 14.00 WIB dari Lapangan Desa Tlogomojo itu diikuti 14 RT. Warga menampilkan tari kreasi, gunungan, hingga atraksi barongsai. Sepanjang rute kirab, ribuan warga berjejer menyaksikan iring-iringan yang meriah diiringi alunan musik.

Antusiasme tidak hanya datang dari warga setempat. Sumarmi, warga Juwana yang mengaku selalu hadir setiap tahun, menyebut acara ini selalu membawa kebahagiaan.

“Karnaval sedekah bumi ini sukses menghadirkan kebahagiaan dan warna-warni kegembiraan di tengah masyarakat,” katanya.

Khoirul menjelaskan, karnaval merupakan puncak dari rangkaian Sedekah Bumi yang dimulai Rabu (13/5/2026) dengan ritual adat di empat punden desa.

“Kegiatan sedekah bumi diawali dengan acara manganan, bancaan sedekah bumi. Di Desa Tlogomojo ada empat punden, yaitu Mbah Tunggul Royo, Mbah Singo Barong, Mbah Sumarni, dan Mbah Ki Gede Gomojo yang berada di wilayah Pekuwon,” terangnya.

Ritual dipusatkan di punden dengan doa bersama atau bancaan, diiringi kesenian tradisional Tayub. Warga berbondong-bondong membawa berkat atau nasi sebagai bentuk syukur kepada leluhur atau dhanyang desa.

Bagi Khoirul, tradisi ini menjadi ruang bagi warga dari berbagai RT untuk berkumpul dan bergotong royong. Ia memastikan kegiatan serupa akan kembali digelar tahun depan.

“Untuk tahun depan kita adakan lagi,” ujarnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close