
WARTAPHOTO.NET. JUWANA – Tren memberikan ucapan selamat untuk momen-momen spesial di Kabupaten Pati kini mulai bergeser. Jika dulu karangan bunga konvensional (bunga papan) selalu mendominasi acara wisuda, lamaran, hingga pernikahan, kini kalangan remaja dan dewasa muda lebih melirik papan ucapan akrilik.
Selain dinilai lebih estetik dan minimalis, papan ucapan akrilik ini dinilai lebih praktis karena menggunakan sistem sewa, sehingga tidak mengotori lokasi acara setelah hajat selesai.
Peluang manis ini ditangkap oleh Indriani, seorang pelaku usaha muda asal Desa Genengmulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Lewat brand Akrilume, ia kebanjiran orderan sewa papan akrilik, terutama memasuki musim kelulusan dan pernikahan sepanjang Mei hingga Juni ini.
”Peminatnya mayoritas mahasiswa yang habis sidang skripsi atau sempro (seminar proposal). Banyak juga dari teman-teman yang sedang engagement (lamaran) sampai acara wedding. Bisa dibilang di kalangan remaja peminatnya sangat tinggi,” ujar Indri saat ditemui Wartaphoto, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Indri, Generasi Z (Gen Z) saat ini cenderung menghindari hal-hal yang kurang praktis. Karangan bunga besar biasanya akan langsung dibuang dan menjadi sampah begitu acara selesai. Berbeda dengan papan akrilik yang berbasis sewa.
”Karakteristiknya jelas berbeda. Papan akrilik ini sistemnya persewaan, jadi terkesan sangat spesial saat acara berlangsung dan tidak perlu khawatir akan terbuang sia-sia setelahnya. Selain itu, desain akrilik jauh lebih minimalis dengan berbagai pilihan tone warna yang cocok sekali dengan selera Gen Z,” terangnya.
Soal harga, jasa yang ditawarkannya pun sangat ramah di kantong pelajar dan mahasiswa. Hanya dengan merogoh kocek mulai dari Rp 60.000, konsumen sudah bisa meminta (request) desain, pilihan warna, hingga untaian kalimat sesuai keinginan.
Memasuki musim pernikahan jelang bulan Muharram seperti sekarang, Indri mengaku omsetnya melonjak hingga dua kali lipat dibanding hari-hari biasa.
Kemudahan lain yang ditawarkan Akrilume adalah fleksibilitas pemesanan. Konsumen dari seluruh wilayah Kabupaten Pati bisa memesan secara online melalui akun Instagram dan TikTok @akrilume. Bahkan, Indri mengaku siap melayani pesanan darurat.
”Pengerjaannya cukup satu hari saja, jadi kami siap menerima pesanan dadakan H-1 acara. Untuk sistemnya, kami yang antar ke lokasi sebelum acara dimulai, dan nanti kami juga yang ambil kembali setelah acara selesai,” kata Indri.
Meski peminatnya terus meroket, Indri tak menampik adanya tantangan. Sebab, belum semua masyarakat Pati akrab dengan konsep sewa papan ucapan akrilik ini.
”Karena Akrilume ini tergolong baru, tantangan terbesarnya adalah edukasi ke masyarakat Pati kalau sekarang ada opsi media ucapan yang lebih efisien dan modern untuk hari spesial mereka,” imbuhnya.
Melihat potensi pasar yang masih luas, Indri menilai bisnis ini sangat cocok diadopsi oleh anak-anak muda di Pati yang memiliki jiwa kreatif. Selain modalnya yang relatif terjangkau, bisnis ini mengandalkan rasa seni dalam memadukan warna dan rangkaian hiasan bunga.
”Saya rasa banyak anak muda di Pati yang ingin berkreasi dan memanfaatkan waktu luang untuk menghasilkan cuan. Menyusun dan merangkai bunga papan akrilik ini adalah sebuah seni. Modal awalnya tidak terlalu besar, siapapun bisa memulai asal ada tekad dan keberanian,” pungkasnya optimis.
Reporter: Arton
Editor: A. Muhammad