
WARTAPHOTO.NET. PATI – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kabupaten Pati kini memasuki tahap daftar ulang yang berlangsung hingga Kamis (18/6/2026).
Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Pati, Fauzin Futiarso, mengungkapkan bahwa pendaftaran awal telah rampung pada 8–10 Juni lalu. Namun, dari total 98 SMP (58 negeri dan 40 swasta) yang menggelar SPMB, banyak sekolah yang kuotanya belum terpenuhi.
Fenomena ini dominan terjadi di SMP swasta, meski ada juga sekolah negeri yang kekurangan siswa.
”Kuotanya berbeda tergantung ketersediaan ruang kelas dan guru. SMP swasta banyak yang belum tercapai, sementara untuk negeri, salah satunya SMPN 6 Pati yang masih kekurangan tiga ruang kelas,” ujar Fauzin, Kamis (18/6).
Menurutnya, faktor utama sepinya pendaftar tahun ini adalah menurunnya jumlah lulusan SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Pati dibanding tahun lalu.
Sistem Baru dan Evaluasi Gaptek Orang Tua
Berbeda dari tahun sebelumnya, SPMB kali ini menerapkan sistem full online untuk seluruh SMP negeri maupun swasta. Secara umum sistem berjalan lancar, namun Disdikbud mencatat adanya kendala literasi digital dari pihak orang tua siswa.
Fauzin mengakui, sosialisasi yang selama ini berfokus pada pihak sekolah dinilai kurang efektif menyasar orang tua murid, sehingga memicu kesulitan saat pendaftaran mandiri secara daring.
“Kendalanya hanya orang tua tidak terbiasa menggunakan jalur online. Ini menjadi catatan dan evaluasi kami. Ke depan, sosialisasi harus langsung menyentuh para orang tua murid, tidak hanya ke pihak sekolah,” pungkasnya.