17
September
2026
Kamis - : WIB

DPRD Pati : Pelestarian Kesenian Tradisional Pati Dinilai Perlu Dukungan Nyata Pemerintah

wartaphoto
2026/06/18 pada Berita, DPRD Pati, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET.PATI  – Keberlangsungan kesenian tradisional di Kabupaten Pati menjadi perhatian Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Suharmanto. Ia menilai berbagai warisan seni budaya daerah kini menghadapi tantangan serius akibat derasnya arus modernisasi serta masih minimnya dukungan dari pemerintah.

Menurut Suharmanto, pelestarian kesenian tradisional selama ini lebih banyak bertumpu pada inisiatif masyarakat dan para pelaku seni. Kondisi tersebut dinilai belum cukup untuk menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap bertahan di tengah perubahan zaman.

“Pelestarian budaya tidak bisa hanya mengandalkan semangat masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir melalui kebijakan, pembinaan, dan dukungan anggaran yang berkesinambungan,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah kesenian khas Pati mulai kehilangan ruang pertunjukan dan penikmat, seperti wayang kulit, wayang golek, ketoprak, barongan, hingga wayang topeng dari Desa Soneyan. Menurutnya, berkurangnya frekuensi pementasan dan minimnya regenerasi seniman menjadi sinyal bahwa kesenian tradisional membutuhkan perhatian yang lebih serius.

Suharmanto menegaskan, kesenian tradisional bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga merupakan bagian dari identitas daerah yang sarat nilai sejarah, pendidikan, serta filosofi kehidupan. Karena itu, keberadaannya harus terus dijaga agar tetap dikenal oleh generasi muda.

Ia juga menyoroti kondisi kesenian barongan yang selama ini menjadi salah satu ikon budaya Pati. Menurutnya, proses regenerasi pelaku seni mulai mengalami kendala karena semakin terbatasnya ruang berekspresi dan apresiasi terhadap para seniman, sehingga minat generasi muda untuk terlibat pun ikut menurun.

Kondisi serupa, lanjutnya, juga dialami kesenian wayang kulit dan ketoprak yang dahulu menjadi hiburan rakyat sekaligus media penyampaian pesan moral. Tanpa langkah konkret, ia khawatir keberadaan kesenian tersebut akan semakin terpinggirkan.

Di sisi lain, Suharmanto mengakui perkembangan hiburan modern merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Berbagai pertunjukan musik hingga konten digital kini semakin mudah diakses masyarakat. Namun, menurutnya, kemajuan tersebut tidak boleh membuat budaya lokal kehilangan perhatian.

“Hiburan modern adalah bagian dari perkembangan zaman dan tidak perlu dibatasi. Tetapi pemerintah juga harus memberikan ruang yang sama bagi kesenian tradisional agar tetap hidup dan berkembang,” tegas politisi Partai Demokrat tersebut.

Ia berharap DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Pati dapat memperkuat sinergi dalam menyusun program pelestarian budaya, mulai dari pembinaan kelompok seni, penyelenggaraan festival budaya, hingga melibatkan kesenian tradisional dalam berbagai agenda resmi daerah.

“Kalau tidak ada langkah nyata sejak sekarang, generasi mendatang bisa kehilangan kesempatan untuk mengenal budaya asli daerahnya sendiri. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga warisan leluhur tetap lestari,” pungkasnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close