
WARTAPHOTO.NET. PATI – Komunitas Plat K menyelenggarakan Gelar Budaya dan Pameran Seni Rupa Plat K #4 di Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, pada 19–24 Juni 2026. Kegiatan tersebut menampilkan sedikitnya 50 karya seni rupa dari para seniman asal Pati, Grobogan, Rembang, Kudus, Jepara, dan Blora.
Selain pameran seni rupa, rangkaian acara juga diisi dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, seperti tari, teater, pembacaan puisi, pemutaran film, hingga pentas musik yang digelar sesuai jadwal selama enam hari pelaksanaan.
Pada hari ketiga, Minggu (21/6/2026), agenda gelar budaya diisi dengan kegiatan Layar Tancep Rakyat (LaTaR) yang menayangkan 18 film independen. Sebanyak 16 film merupakan karya pegiat film dari Pati, di antaranya produksi Padi Pro, JANGKEP, Yovie Young, SMAPUT, SMK Al Falah, Warga Kalongan Winong, Ocheng Pati, Anam, Alfin Nur, dan MA Salafiyah Kajen. Sementara dua film lainnya berasal dari Kudus, karya Teater Samar dan Asa Jatmiko.
Pemutaran film berlangsung di pelataran rumah warga mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WIB. Acara tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir dan memenuhi area pemutaran.
Koordinator Layar Tancep Rakyat, Ahmad Faozi, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari semangat silaturahmi dan kolaborasi antarpegiat film lokal.
“Kami menghadirkan LaTaR Pati (Layar Tancep Rakyat Pati) dalam Gelar Budaya Plat K #4 Lamporan di Soneyan, Margoyoso, sebagai wadah sedekah visual bagi para pegiat film Pati. Harapannya, kegiatan ini dapat menghibur sekaligus memberi manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Ocheng Pati itu menambahkan, agenda semacam ini penting untuk terus digulirkan agar mampu membangkitkan semangat dan gairah para pegiat film lokal.
“Jika kegiatan seperti ini berjalan secara berkelanjutan, insyaallah akan semakin menumbuhkan semangat berkarya bagi para pegiat film daerah,” imbuhnya.
Menurut Faozi, Layar Tancep Rakyat sebenarnya merupakan gagasan dari Jaringan Kebudayaan Pati (JANGKEP). Namun, melalui dukungan Komunitas Plat K, kegiatan tersebut akhirnya mendapat ruang untuk turut meramaikan Gelar Budaya Plat K #4.
Dengan hadirnya LaTaR, Gelar Budaya Plat K #4 tidak hanya menjadi ruang apresiasi seni rupa, tetapi juga wadah pertemuan dan penguatan ekosistem seni serta film independen di Kabupaten Pati dan sekitarnya.
(*wartaphoto)