16
September
2026
Rabu - : WIB

Tampil Memukau lewat Lakon Malin Kundang, PAUD Annida Ya Fatimah Tayu Sabet Juara 2 Gebyar PAUD Pati

wartaphoto
2026/07/27 pada Berita, Pati, Pendidikan, wartaphoto
PAUD Annida Ya Fatimah Tayu Sabet Juara 2 Gebyar PAUD Pati 2026 (Foto: Dokumentasi)

PATI | WARTAPHOTO.NET — Kontingen Kecamatan Tayu yang diwakili oleh PAUD (TK dan KB) Annida Ya Fatimah Jepat Lor, sukses menyabet Juara 2 Lomba Sosio Drama dalam ajang Gebyar PAUD Kabupaten Pati 2026. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Pati pada Sabtu (25/7/2026).

​Membawakan lakon cerita rakyat Malin Kundang, penampilan anak-anak usia dini tersebut berhasil mencuri perhatian juri dan penonton. Para siswa tampil energik memperagakan setiap adegan yang sarat akan pesan moral.

​Alur kisah disajikan secara runtut, mulai dari Malin yang membantu ibunya berjualan ikan, momen berpamitan merantau, hingga puncak konflik saat Malin kembali sebagai saudagar kaya tetapi enggan mengakui ibu kandungnya. Pertunjukan ditutup dengan adegan ikonik ketika Malin dikutuk menjadi batu, lalu diakhiri pesan dari para pemeran tentang pentingnya berbakti kepada orang tua.

​Capaian Juara 2 ini menjadi prestasi membanggakan bagi Kontingen Tayu, mengingat ajang tahunan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 21 kecamatan se-Kabupaten Pati.

​Pengelola PAUD Annida Ya Fatimah, Luluk Elyana, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh tim, para pendidik, serta keberanian para siswa di atas panggung.

​”Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Anak-anak mampu membawakan peran mereka dengan sangat baik dan menyampaikan pesan moral cerita Malin Kundang secara menyentuh,” ujar Luluk, Minggu (26/7/2026).

Di sisi lain, Kepala TK Annida Ya Fatimah, Sulistiyo Rini, mengaku sempat merasa pesimis sebelum perlombaan. Pasalnya, waktu persiapan tergolong sangat singkat dan mayoritas pemeran merupakan peserta didik baru.

​”Awalnya kami merasa pesimis karena waktunya sangat minim. Mulai dari latihan, persiapan properti, penulisan naskah, rekaman suara, hingga aransemen musik hanya memakan waktu tujuh hari,” ungkap Rini.

​Tantangan kian terasa lantaran anak-anak yang ditunjuk masih dalam tahap penyesuaian diri dan pembiasaan kemandirian di lingkungan sekolah.

​”Namun alhamdulillah, anak-anak sangat bersemangat. Saat tampil di panggung, tidak ada satu pun yang canggung atau mogok, hingga akhirnya kami berhasil membawa pulang Juara 2,” tambahnya.

​Keberhasilan Kontingen Kecamatan Tayu ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Penampilan memukau para siswa terwujud berkat kolaborasi solid Panitia Kontingen Tayu, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), serta Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA), di bawah bimbingan Penilik PAUD PNF setempat, Tri Murniningsih.

(*/Wartaphoto).

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close