16
September
2026
Rabu - : WIB

DPRD Pati Soroti Kuota Sekolah Rakyat Jenjang SD yang Belum Terpenuhi

wartaphoto
2026/07/14 pada Berita, DPRD Pati

WARTAPHOTO.NET. PATI – Kuota peserta didik Sekolah Rakyat jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pati hingga kini belum terpenuhi. DPRD Kabupaten Pati menilai kondisi tersebut diduga dipengaruhi masih minimnya sosialisasi program kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang menjadi sasaran utama.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari penyebab belum terpenuhinya kuota tersebut sekaligus merumuskan langkah penyelesaiannya.

Menurutnya, kurang maksimalnya penyebaran informasi menjadi salah satu faktor yang perlu dievaluasi. Sebab, tidak semua masyarakat memiliki akses terhadap media sosial atau sumber informasi lainnya.

“Kami akan tanya dinas terkait dan kami akan cari solusi karena mungkin kurang informasi sampai ke bawah. Belum tentu orang yang tidak punya media sosial mendapatkan informasi,” ujarnya.

Teguh menilai program Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program pemerintah pusat perlu disosialisasikan secara lebih masif hingga tingkat desa. Pelibatan kepala desa, camat, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama dinilai penting agar informasi dapat diterima masyarakat secara merata.

“Harus ada sosialisasi sampai ke bawah. Ini membutuhkan peran kepala desa, camat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, Komisi D juga akan meminta penjelasan dari Dinas Sosial terkait penyebab utama rendahnya jumlah pendaftar pada jenjang SD, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang memengaruhi minat masyarakat.

“Kami akan berkomunikasi dengan Dinas Sosial terkait hal ini agar kuota yang tersedia dapat terpenuhi,” jelasnya.

Selain itu, Teguh menegaskan bahwa penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat harus tepat sasaran, yakni diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sesuai tujuan program.

“Kami sudah memantau dan menerima laporan dari dinas terkait bahwa penerima program benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu. Kalau yang mampu justru masuk ke situ tentu menjadi hal yang tidak tepat,” tegasnya.

Berdasarkan data yang diterima, kuota Sekolah Rakyat jenjang SD di Kabupaten Pati sebanyak 90 siswa. Namun hingga saat ini baru terisi 32 siswa. Sementara itu, kuota untuk jenjang SMP dan SMA masing-masing sebanyak 90 siswa telah terpenuhi seluruhnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close