
WARTAPHOTO.NET. PATI – DPRD Kabupaten Pati menyatakan komitmennya mendukung upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal yang dinilai merugikan keuangan negara. Pengawasan secara terpadu hingga tingkat desa dinilai menjadi langkah penting untuk menekan peredaran rokok tanpa pita cukai tersebut.
Hal ini seperti yang diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo.
Politisi asal Fraksi PDIP ini mengatakan, peredaran rokok ilegal berdampak langsung pada berkurangnya penerimaan negara dari sektor cukai. Karena itu, ia mendukung berbagai langkah penindakan maupun pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah dan aparat terkait.
“Kami mendukung upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal yang berdampak merugikan pendapatan negara dari sektor cukai,” ujarnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menjelaskan, rokok yang beredar tanpa pita cukai tidak memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara, sehingga berpotensi mengurangi pendapatan yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan berbagai program pembangunan.
Untuk mempersempit ruang gerak peredaran rokok ilegal, Teguh mendorong adanya sinergi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa dalam melakukan pengawasan di lapangan.
Menurutnya, kolaborasi lintas instansi diperlukan agar wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pengawasan tetap dapat dipantau secara optimal.
“Harapannya, Satpol PP bisa berkolaborasi dengan camat maupun kepala desa, sehingga wilayah yang jauh dari pengawasan dapat terbebas dari praktik jual beli rokok ilegal,” tegasnya.