15
Oktober
2026
Kamis - : WIB

Dorong Transformasi Digital Pelayanan Korban Kecelakaan, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi dengan Rumah Sakit Seluruh Indonesia

wartaphoto net
2026/10/12 pada Nasional

JAKARTA | WARTAPHOTO.NET. 12 Oktober 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat kolaborasi dengan rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Upaya tersebut dilakukan melalui transformasi digital, percepatan proses penjaminan biaya perawatan, serta penguatan standardisasi medis agar korban memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan berkualitas.

Komitmen  tersebut  salah  satunya  diwujudkan  melalui  Industrial  Symposium Jasa Raharja dalam rangka Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) XXII Tahun 2026, yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Jumat (9/10/2026).

Mengusung tema “Transformasi Digital dan Standardisasi Pelayanan Pasien Kecelakaan melalui Kolaborasi Jasa Raharja dan Rumah Sakit”, kegiatan ini menjadi forum penguatan sinergi antara Jasa Raharja, PERSI, Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (MAKERSI), dan rumah sakit mitra di seluruh Indonesia.

Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja, Dodi Apriansyah, menyampaikan bahwa kolaborasi  dengan rumah  sakit  merupakan  bagian penting dari upaya perusahaan dalam memastikan korban kecelakaan lalu lintas memperoleh pelayanan yang optimal.  Menurutnya,  peningkatan  kualitas layanan  tidak hanya bergantung  pada kecepatan proses administrasi, tetapi juga pada integrasi sistem, kepastian penjaminan, dan penerapan standar medis yang sesuai.

“Jasa Raharja terus mendorong penguatan kolaborasi dengan rumah sakit dan berbagai  pemangku  kepentingan  agar pelayanan  kepada  korban  kecelakaan  dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan terintegrasi. Pemanfaatan teknologi digital serta penguatan standardisasi  medis menjadi  bagian penting untuk mendukung  proses pelayanan yang semakin efektif dan berkualitas,” ujar Dodi.

Dodi menambahkan, penguatan sinergi dengan PERSI, MAKERSI, dan rumah sakit perlu dilakukan secara berkelanjutan agar transformasi digital dan standardisasi medis dapat diterapkan secara efektif dalam pelayanan sehari-hari.

“Harapannya, kolaborasi ini tidak  berhenti pada forum diskusi, tetapi terus berkembang menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada korban kecelakaan. Dengan dukungan teknologi, koordinasi yang semakin kuat, dan penerapan standar medis, kami ingin memastikan proses pelayanan dan penjaminan berjalan semakin efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambah Dodi.

Dalam  kegiatan tersebut, Jasa Raharja menghadirkan dua narasumber  untuk membahas penguatan layanan dari sisi digitalisasi dan standardisasi medis. Kepala Divisi  Pelayanan  Jasa  Raharja  memaparkan  materi  mengenai  transformasi  digital melalui  JRCare  dalam mempercepat  dan meningkatkan  kualitas pelayanan  korban kecelakaan.

JRCare menjadi bagian dari upaya digitalisasi pelayanan yang mendukung efektivitas administrasi  dan proses penjaminan  biaya perawatan  korban  kecelakaan.  Melalui pemanfaatan sistem  digital, koordinasi antara Jasa Raharja dan rumah sakit diharapkan semakin efisien sehingga proses pelayanan dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi.

Sementara itu, Ketua MAB-JR, Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, Sp.FM, Subsp.EM(K), DFM, S.H., M.Si., menyampaikan materi mengenai penerapan DC-FKMN-JR Tahun 2025/2026 dalam  penanganan pasien trauma kecelakaan di rumah sakit. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat standardisasi medis dalam pelayanan  korban  kecelakaan,  sehingga  penanganan pasien  dapat mengacu  pada pedoman yang relevan.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Umum PERSI, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG, Subsp.K.Fm, MARS, FISQua, serta penyerahan plakat kepada Ketua Umum PERSI dan Ketua MAKERSI Pusat sebagai simbol penguatan kolaborasi. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi interaktif bersama narasumber serta peserta.

Symposium dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan perwakilan dari 15 rumah sakit di wilayah Banten yang hadir secara langsung. Peserta juga mencakup kepala kantor wilayah,  pejabat dan staf  pelayanan  Jasa  Raharja  dari seluruh  Indonesia, pengurus PERSI dan MAKERSI di berbagai wilayah, serta lebih dari 1000 perwakilan rumah sakit mitra yang mengikuti kegiatan secara daring.

Melalui Industrial Symposium ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem pelayanan korban kecelakaan melalui kolaborasi lintas sektor. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan penjaminan biaya perawatan,  efektivitas administrasi  melalui  JRCare,  serta  penerapan  standardisasi medis DC-FKMN-JR  Tahun 2025/2026 demi pelayanan  yang  semakin  cepat,  tepat, dan berkualitas.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close