16
September
2026
Rabu - : WIB

Diduga Kena Gendam, Nenek di Mojoagung Dipreteli Perhiasan dan Tabungan Hasil Kerja Serabutannya

wartaphoto net
2023/02/21 pada Berita, Pati
Iptu Suntoro dan anggota Polsek Wedarijaksa mendatangi rumah nenek Sujarmi yang diduga menjadi korban gendam

WARTAPHOTO.net.PATI. Senin (20/02/23), Nenek Sujarmi (65th) tiba-tiba didatangi seorang perempuan tak dikenal. Perempuan itu mengenakan jaket hitam, kerudung, serta tas hijau. Diakui oleh Nenek Sujarmi, perempuan itu datang sekitar pukul 14.00 WIB dan menawarkan akan memberikan bansos berupa uang Rp 8 juta dan beras 15 kilogram.

Ia pun sempat ditanya nama lengkapnya kemudia dicatat di buku yang dibawa perempuan misterius tersebut.

“Saya ditanya nama lengkap, dan sebagainya. Kemudian saya di ajak berjabat tangan dan dirangkul. Saat itulah saya tidak sadar apa-apa,” terang Sujarmi Selasa (21/2).

Akhirnya, uang Rp 6 juta yang ditabungnya bertahun-tahun dari bekerja serabutan beserta sejumlah perhiasan miliknya raib digondol orang tersebut.

Setelah itu, korban sempat diminta melepas kalung yang dipakainya. Anehnya dia menurut saja. Tak hanya itu, dia juga menurut saat diminta menunjukkan perhiasan yang dimiliki lainnya.

“Sebenarnya sempat saya kembalikan ke kamar tapi rupanya perempuan itu menyelinap lagi dan mengambilnya. Sepertinya telah diintai saat mengembalikan,” tambahnya.

Total, diduga pelaku gendam ini menggondol kalung senilai Rp 2 juta, gelang senilai Rp 2,5 juta, cincin senilai Rp 300 ribu dua buah, serta uang kurang lebih Rp 6 juta. Padahal perhiasan dan uang tunai itu merupakan tabungannya bertahun-tahun.

“Saya tabung, uang hasil kerja serabutan. Seperti dari hasil kuli ngupas ketela, atau mocok (buruh,Red) masak saat ada hajatan. Ada juga uang bantuan langsung tunai (BLT) yang saya simpan,” ujarnya.

Dia bahkan sempat diminta menunggu di pinggir jalan untuk menanti beras yang dijanjikan. Namun bukannya beras yang datang, pelaku justru kabur dengan motor. Momen itupun sempat terekam kamera CCTV milik warga sekitar. Video itupun viral beredar di media sosial.

“Sebenarnya sempat saya tanya ngakunya orang Gesing, Kecamatan Margoyoso. Tapi tidak tahu benar atau tidak,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kapolsek Wedarijaksa Iptu Suntoro menyebut setelah mengetahui berita yang beredar di media sosial, dia segera menindaklanjutinya.

“Kami datang ke lokasi untuk mengecek kebenarannya. Kami sarankan agar korban melaporkannya ke Polsek Wedarijaksa. Bersama pemerintah desa, akan kami bantu dalam proses pelaporannya. Apalagi korban sudah lanjut usia, 65 tahun,” terangnya.

Terkait kejadian itu sendiri saat ini telah dilakukan pengumpulan keterangan. Pihaknya juga akan mencari barang bukti kepemilikan serta memintai keternagan saksi-saksi lainnya.

“Begitu pula untuk alat bukti rekaman CCTV untuk deteksi. Kami juga akan bekerjasama dengan Resmob Satreskrim Polresta Pati bisa bisa mengungkap lebih cepat,” tambahnya.

Iptu Suntoro juga mengimbau ke masyarakat khususnya warga Wedarijaksa dan Trangkil untuk tidak mudah terpancing serta terbujuk rayu. Terutama atas iming-iming bantuan oleh orang yang tidak dikenal.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close