
WARTAPHOTO.NET. PATI – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati menargetkan posisi kedua dalam perolehan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dari Fraksi PKB, Marwan Jafar saat menghadiri Halal Bihalal bersama pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), dan Pimpinan Ranting PKB se-Kab Pati, Sabtu (29/4/2023) lalu di gedung Haji Pati.
Ketua Dewan Syuro PKB Pati KH Junaedi Halim dan Ketua DPC PKB Pati Bambang Susilo bersama ratusan fungsionaris pengurus di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa hadir dalam acara tersebut.
Marwan mengaku telah mengantongi hasil survei politik dari sejumlah lembaga independen secara obyektif.
“PKB di Pati minimal nomor dua, minimal 10 kursi,” kata dia.
Ia menilai, PKB akan lebih mudah memperjuangkan aspirasi rakyat apabila banyak kader-kadernya hang menduduki kursi legislatif. Bahkan, bisa ikut menentukan arah kebijakan daerah yang berpihak kepada rakyat.
Ia menuturkan, PKB berpotensi berkembang sehingga menjadi pendamping partai pemenang.
“Kalau ikhtiar kita bisa lebih maksimal dengan mengajak warga nahdliyin ikut nyengkuyung, maka PKB akan besar untuk kepentingan bersama,” tutur dia di hadapan jajaran struktural PKB Pati.
Marwan menyebut, mayoritas masyarakat Kabupaten Pati merupakan nahdliyin. Dia meyakini mereka memiliki keterikatan emosional kuat terhadap PKB.
Dia menambahkan, politik merupakan sarana perjuangan untuk menata kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik, menyejahterakan masyarakat, dan menjaga martabat kemanusiaan. Dengan itu, menurut dia, masyarakat terlebih warga NU perlu dipahamkan jika untuk tidak anti terhadap politik.
“Politik kotor itu tidak, perlu diluruskan. Oknumnya yang kotor, memang diakui iya. Nah, sekarang mari dibangun pemahaman, bahwa politik itu sarana perjuangan bersama untuk mengubah semua menjadi lebih baik, termasuk menghilangkan okum yang kotor,” tutup dia.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.