
WARTAPHOTO.NET. PATI – Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan adanya segerombolan anak muda tengah mengeroyok pengendara sepeda motor.
Video itu diunggah oleh akun instagram @patihits pada Senin (8/5/2023) kemarin.
Pada unggahan tersebut, dibubuhi dengan keterangan “pengeroyokan yang dilakukan oleh segerombolan siswa lulusan di POM bensin Gemeces siang ini tadi. Mohon @polresta_pati dibantu kasus ini pengeroyokan oleh para siswa yang arogan”.
Terpantau hingga Selasa (9/5/2023) pukul 18.30 WIB, video itu telah dilihat sebanyak 90,2 ribu kali dengan 966 komentar.
Akun instagram @polresta_pati juga turut berkomentar dalam unggahan itu.
“Matur sembahnuwun atas mentionnya, kami mengimbau kepada korban pengeroyokan untuk segera membuat laporan polisi njih, terimakasih,” tulis akun resmi Polresta Pati di kolom komentar.
Dalam video yang direkam oleh warga dari dalam mobil itu tampak sejumlah remaja menggunakan seragam sekolah yang dicoret-coret. Khas siswa yang sedang melakukan konvoi kelulusan.
Sejumlah pemuda itu tampak beberapa kali memukuli seorang pria yang memakai jaket warna hitam. Pria berjaket hitam pun tampak melakukan pukulan balasan.
Kemudian terlihat dalam video ada petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan warga melerai pemuda yang terlibat dalam keributan itu.
Usut punya usut, aksi pengeroyokan itu terjadi di depan SPBU Sarirejo, Kecamatan/Kabupaten Pati, pada Senin 8 Mei 2023 sore.
Adapun korban pengeroyokan itu adalah Nafaisa Dhahab Aqrom Untoro (22), warga Dukuh Lebak Wetan RT 03 RW 06 Desa/Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Saat ditemui wartaphoto Selasa (9/5/2023) sore, ia menceritakan kronologi kejadian.
“Saat itu saya sedang mengisi nitrogen di SPBU Sarirejo, itu sekitar jam 16.00 WIB. Tiba-tiba datang segerombolan siswa konvoi lulusan. Setelah itu ada rombongan-rombongan lagi dan salah satu dari mereka melakukan catcalling (berkata tidak senonoh) kepada teman wanita saya,” kata dia.
Ia menjelaskan, rombongan siswa yang konvoi itu dari arah Pati kota menuju ke timur, arah Juwana.
“Tiba-tiba salah satu dari mereka balik arah dan menghadang saya yang saat itu sudah selesai mengisi nitrogen. Dia melotot ke arah saya. Teman-teman dia yang lain kemudian mendatangi saya dan salah satu di antara mereka menyekap saya dari belakang. Saya sempat menghindar tapi mereka tiba-tiba memukul kepala saya bagian kanan,” lanjut Nafa.
Setelah kejadian itu, Nafa kemudian pergi ke RSUD Soewondo Pati untuk melakukan visum.
“Kemudian setelah magrib saya ke Polresta Pati untuk melaporkan kejadian tersebut,” tutur dia.
Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya telah memproses laporan dari korban.
Ia juga mengaku telah mengantongi identitas para pelaku pengeroyokan.
“Sedang kita proses dan periksa saksi-saksi,” jelas dia.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.
Foto : Ilustrasi