
WARTAPHOTO.NET. PATI – Seorang gadis berinisial JAP (18) ditemukan meninggal dunia di kamar indekos-nya, Rabu (24/5/2023) malam.
Kasi Humas Polresta Pati, AKP Pujiati mengatakan, korban ditemukan meninggal di sebuah kamar kos yang berada di Desa Winong, Kecamatan/Kabupaten Pati, sekira pukul 18.30 WIB.
“JAP adalah warga Malang. Dia seorang pelajar di salah satu sekolah di Pati,” kata dia.
AKP Pujiati menjelaskan, korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa oleh kerabatnya. Saat itu, dua kerabat korban hendak menjenguknya di indekos.
“Pada hari Rabu sekira pukul 18.00 WIB kerabat korban yakni Joyo Saputro (38) dan Sumarni (55) berangkat dari Rumahnya di Desa Kedungmulyo Kecamatan Jakenan untuk menjenguk korban di indekos. Saat sampai di indekos, mereka mengetuk pintu kamar kos dan memanggil-manggil nama korban namun tidak ada jawaban,” jelas dia.
Setelah itu, lanjut AKP Pujiati, Joyo kemudian menuju ke rumah ibu kos yang rumahnya terletak di sebelah indekos tersebut, dengan maksud untuk meminjam kunci duplikat kamar kos korban.
“Pada saat kamar korban hendak dibuka menggunakan kunci duplikat, ternyata tidak bisa dibuka dikarenakan pintu dikunci dari dalam kamar. Sehingga Joyo berinisiatif meminjam tangga kemudian memanjat lewat boven kamar. Kemudian dia melihat korban dalam kondisi sudah tergeletak di dalam kamar,” tutur dia.
“Setelah melihat korban dalam kondisi tersebut selanjutnya Joyo masuk melalui boven, dan setelah dicek kondisi korban sudah dalam keadaan tidak bernafas,” lanjut AKP Pujiati.
Kejadian itu selanjutnya disampaikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Winong Aipda Eko Pratama.
Tak berselang lama, Polsek Pati kota yang dipimpin Kapolsek Iptu Heru Purnomo bersama piket siaga dan unit Reskrim Polsek Pati serta Unit Inafis Polresta Pati mendatangi lokasi tersebut.
“Kepolisian melakukan olah TKP. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit, setelah itu dilakukan pemeriksaan luar bersama-sama dengan pihak Puskesmas Pati II di ruang kamar jenazah RSUD RAA Soewondo,” terang AKP Pujiati.
Berdasarkan pemeriksaan, terdapat luka sayatan di tangan kiri korban, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diperkirakan meninggal keracunan pestisida,” tandas AKP Pujiati.
Reporter : Putra.
Editor : Revan Zaen.