16
September
2026
Rabu - : WIB

Kurangi Pelajar Bermotor, DPRD Pati Siapkan Program Antar Jemput Sekolah

wartaphoto
2026/06/05 pada Berita, DPRD Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – DPRD Kabupaten Pati membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung penyediaan transportasi aman bagi pelajar. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencari solusi jangka panjang guna mengurangi penggunaan sepeda motor oleh pelajar yang belum memenuhi syarat berkendara.

Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto mengatakan pihaknya telah melakukan penjajakan ke Jakarta untuk mencari alternatif armada yang dapat dimanfaatkan sebagai angkutan antar jemput sekolah di Kabupaten Pati.

“Komisi C DPRD Pati telah melakukan inisiasi dan penjajakan ke Jakarta guna mencari solusi jangka panjang terkait kebutuhan armada transportasi pelajar,” ujar Joni.

Menurutnya, gagasan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap masih rendahnya kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar. Hingga kini masih banyak siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Dari hasil koordinasi yang dilakukan, DPRD memperoleh informasi bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan pembatasan usia operasional kendaraan angkutan umum. Armada angkutan kota maupun bus yang telah beroperasi selama lima tahun harus dipensiunkan meskipun masih layak digunakan.

“Tiap lima tahun sekali pasti tidak terpakai. Jadi kita bisa meminta kendaraan angkutan yang sudah tidak digunakan itu agar bisa dimanfaatkan di Pati,” kata Joni.

Ia menilai peluang tersebut perlu ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Pati melalui komunikasi dan lobi kepada pemerintah pusat maupun anggota DPR RI agar armada yang sudah tidak beroperasi di Jakarta dapat dialihkan ke daerah.

Selain menjajaki pengadaan armada dari luar daerah, DPRD juga mendukung upaya Dinas Perhubungan Kabupaten Pati dalam mengoptimalkan angkutan kota yang saat ini jumlahnya terus berkurang. Salah satu skenario yang disiapkan adalah mengalihfungsikan angkutan kota menjadi kendaraan antar jemput pelajar.

Joni menjelaskan, program tersebut rencananya akan diuji coba untuk melayani siswa di sejumlah sekolah menengah pertama, mulai dari SMP Negeri 1 hingga SMP Negeri 8 Pati.

“DPRD siap mengawal pelaksanaan program tersebut, mulai dari penyusunan rancangan teknis, identifikasi kendala, hingga pembiayaan. Kesulitannya dan pendanaannya seperti apa, nanti akan dibantu,” ujarnya.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Pati baru memiliki satu unit bus sekolah yang digunakan untuk layanan antar jemput pelajar. Jumlah tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan transportasi siswa secara menyeluruh.

Karena itu, DPRD Pati mendorong pemanfaatan berbagai sumber armada, baik melalui pengadaan kendaraan eks angkutan umum dari DKI Jakarta maupun optimalisasi angkutan kota yang sudah ada. Langkah tersebut diharapkan dapat menghadirkan sistem transportasi yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau bagi pelajar di Kabupaten Pati.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close