
WARTAPHOTO.NET. PATI – Menjadi seorang konten kreator digital tidak pernah terpikirkan oleh Rozaak Prima Astuti (30) sebelumnya. Namun berkat keberaniannya mencoba hal baru, kini dirinya semakin dikenal di Media Sosial (Medsos) khususnya TikTok dan Instagram.
Saat ini, wanita asal Desa Guyangan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati ini memiliki 2,7 juta pengikut di akun TikTok pribadinya, @primapiym. Sementara di Instagram, Prima memiliki jumlah pengikut mencapai 205 ribu.
Wanita kelahiran 2 November 1992 ini mengatakan, dirinya mulai aktif di TikTok pada tahun 2018 silam. Ia bermodal percaya diri di depan kamera karena sebelumnya juga aktif di dunia foto model. Sementara, dirinya mempelajari keterampilan video secara otodidak.
“Terpenting selalu kreatif, konsisten, dan adaptif dengan tren. Itu kunci yang selalu saya pegang,” kata dia kepada Wartaphoto (27/7/2023).
Ia menjelaskan, pada tahun 2020 lalu dirinya juga pernah membuat konten-konten edukatif. Pada tahun itu TikTok menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam program #SamaSamaBelajar. Lewat program tersebut, para konten kreator TikTok diminta untuk membuat konten yang bermuatan edukatif.
Prima pun akhirnya membuat video edukasi tentang manfaat air beras untuk kesehatan kulit wajah.
“Dari video itu saya dapat Rp10 juta dari Tiktok karena jadi salah satu dari 25 silver medallist,” ujar Prima.
Setelah itu, ia selalu konsisten memproduksi berbagai konten bermuatan komedi. Karena popularitasnya di TikTok yang menanjak, akhirnya pada 2019 lalu dirinya diundang ke salah satu televisi swasta dalam sebuah program kolaborasi antara TikTok dengan salah satu acara musik-komedi.
Prima menjelaskan, dirinya lebih banyak membuat video komedi yang relate dengan kehidupan rumah tangga di zaman sekarang.
“Semua ide saya rancang sendiri. Video juga saya ambil gambar sendiri. Soal konten, saya lebih banyak menyesuaikan tren. Saya kemas dengan pembawaan saya yang bicara bahasa Indonesia dengan logat medok Jawa,” tutur istri dari Fachri serta ibu dari Miko (7) dan Shabira (2) ini.
Prima juga kerap kali menyelipkan promosi produk di video-videonya. Dari situlah dia mendapat keuntungan finansial dari TikTok.
Saat ini, Prima menjadi Brand Ambassador (BA) dari tiga merek. Yakni minuman fiber untuk kesehatan, minuman kolagen, dan skincare.
Sebagai konten kreator, Prima mendapatkan penghasilan dari tiga sektor, yaitu Brand Ambassador, endorse produk, dan komisi dari afiliasi penjualan.
Sebagai Brand Ambassador, Prima mendapatkan penghasilan sekira Rp12 juta per bulan untuk satu produk. Adapun saat ini dia menjadi BA untuk tiga produk.
Adapun untuk endorse, iklan, dalam sebulan rata-rata dia mendapat lima proyek. Setiap proyek endorse, ia mematok tarif Rp3,5 juta untuk satu video bermuatan iklan yang diunggah di Tiktok dan Rp 2 juta jika diunggah di reels Instagram.
Prima juga mendapat penghasilan sebagai affiliator produk-produk kecantikan. Di beberapa videonya, dia mencantumkan tautan pembelian produk dalam ikon keranjang kuning. Jika ada yang membeli produk lewat tautan yang dia bagikan, Prima akan mendapat komisi antara 5-10 persen.
“Dari affiliate sekali upload video saya pernah dapat Rp25 juta,” ucap dia.
Selain keuntungan finansial, berkarier sebagai konten kreator juga memberikan keuntungan sosial bagi Prima.
“Saya bisa dikenal banyak orang dan dapat banyak teman serta pengalaman baru,” terang dia.
Ia menambahkan, berkat aktif di TikTok, dirinya bisa berkenalan dengan sesama konten kreator melalui acara yang diselenggarakan TikTok. Seperti pada bulan Ramadan lalu, ia diundang ke acara komunitas Tiktok bertajuk “Serunya Bareng” di M Bloc Space, Jakarta Selatan. Di sana Prima bisa berkenalan dan berkolaborasi dengan para kreator dari berbagai daerah.
Menurut dia, prospek karier di bidang konten kreator masih sangat bagus dan terbuka lebar.
“Terpenting konten-konten yang saya buat bisa selalu menghibur dan bisa disukai banyak orang,” tandas wanita lulusan SMAN 3 Pati dan STMIK-AKI ini.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen