16
September
2026
Rabu - : WIB

Puluhan Desa di Kabupaten Pati Terendam Banjir, Ini Datanya

wartaphoto
2024/03/14 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Puluhan desa di Kabupaten Pati yang tersebar di enam kecamatan, terendam banjir. Hal ini lantaran curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Situation Report (Sitrep) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, hingga Kamis (14/3/2024) sore, terdapat enam kecamatan yang masih dalam kondisi banjir. Enam kecamatan itu adalah Kayen, Gabus, Juwana, Jakenan, Tambakromo, dan Sukolilo.

Kepala Pelaksana BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi serta cuaca ekstrem membuat aliran sungai tidak mampu menampung debit air. Sehingga luapan sungai itu meluber ke permukiman dan jalan desa.

“Sudah sekitar satu minggu hujan dengan intensitas sedang ke tinggi dan cuaca yang sangat ekstrem di wilayah Kabupaten Pati mengakibatkan daerah aliran sungai (DAS) di wilayah Pati tidak mampu menampung debit air hujan dan meluap menggenangi beberapa kecamatan,” kata dia.

Berdasarkan data yang pihaknya himpun, setidaknya ada sembilan desa di Kecamatan Gabus yang hari ini masih tergenang banjir. Desa itu antara lain Tanjunganom, Banjarsari, Sunggingwarno, Babalan, Kosekan, Soko, Mintobasuki, Penanggungan, dan Gempolsari.

Banjir merendam area permukiman, pertanian, hingga jalan desa dengan ketinggian antara 25 sentimeter hingga 70 sentimeter.

Sementara di kecamatan Kayen ada tiga desa yang terendam banjir, yaitu Desa Kayen, Trimulyo, dan Srikaton. Ketinggian air di sana mulai 5 hingga 80 sentimeter.

Kemudian di Kecamatan Juwana ada tujuh desa yang terendan banjir, yaitu Desa Kudukeras, Bumirejo, Kedungpancing, Jepuro, Tluwah, Sejomulyo, dan Doropayung. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Adapun di kecamatan Jakenan, ada tiga desa yang terendam banjir, yaitu Tondokerto, Sembaturagung, dan Bungasrejo.

Selanjutnya di Kecamatan Tambakromo, ada tiga desa yang terendam banjir, yaitu Desa Angkatan Kidul, Angkatan Lor, dan Karangawen.

Terakhir di Kecamatan Sukolilo, banjir menggenangi sebagian lahan pertanian di Desa Baleadi, Wotan, dan Baturejo.

“Di Dukuh Pengging Desa Kasiyan, air sudah mulai masuk ke rumah warga. Yang sebelumnya cuma dua rumah sekarang sudah 19 rumah. Lalu di Dukuh Poncomulyo Desa Gadudero ada dua rumah yang tergenang dan di Dukuh Jongso Desa Wotan yang tergenang lima rumah,” jelas Budi.

Reporter : Putra.
Editor : A. Muhammad.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close