16
September
2026
Rabu - : WIB

Reses 9 Hari di Dapil III Jateng, Sri Wulan Serahkan Bantuan Pembentukan Kampung Siaga Bencana

wartaphoto net
2024/04/17 pada wartaphoto

WARTAPHOTO.net. NASIONAL. Anggota DPR RI Hj. Sri Wulan melaksanakan Reses Perorangan 9 hari di Dapil III Jateng yang meliputi Pati, Blora, Rembang, dan Grobogan. Reses selama 9 hari ini dimulai pada 9-17 April 2024.

Agenda diawali pada 9/4/24, Hj. Sri Wulan menemui tokoh masyarakat Desa Dukuhmulyo. Banyak aspirasi yang didapat dalam agenda ini. Aspirasi yang kerap disampaikan utamanya terkait persoalan pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan dan infrastruktur semisal persoalan infrastruktur, banyak gorong-gorong yang mampet sehingga mengakibatkan air menggenang dan banjir. Lalu penerangan jalan umum yang cenderung sering mati dari beberapa titik.

Selain itu, anggota DPR RI dari Partai NasDem ini menemui masyarakat Desa Gunungwungkal pada 10/4/2024. “Masyarakat Desa Gunungwungkal mengeluhkan kenaikan harga beras yang signifikan. Fluktuasi harga ini terjadi di semua kualitas beras ini, terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Tadi ada juga warga yang namanya Pak Sopoyatun yang menyampaikan bahwa harga beras di pasaran kembali stabil.  Sehingga masyarakat mampu membeli dan memenuhi kebutuhan akan beras,” ujarnya.

Agenda hari ketiga reses, Anggota DPR RI menuju Kabupaten Blora menemui  Calon Jamaah Haji 2024 Kantor Kemenag Blora pada 11/4/2024. Dalam kegiatan ini banyak yang membahas tentang kesehatan jemaah haji. Isu kesehatan jemaah menjadi salah satu perhatian Kementerian Agama dalam melakukan persiapan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Sesuai dengan intruksi Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) telah meberikan secara khusus membahas tentang syarat istitha’ah kesehatan jemaah haji.

Agenda dilanjutkan pada 12/4/2024 menemui 100 orang Guru Madrasah di Gedung Kemenag Blora. Pertemuan ini bertajuk Ngopi Bareng (Ngobrol Pendidikan Islam)

“Situasi saat ini penuh dengan ketidakpastian, untuk menghadapi ketidakpastian harus ada keterikatan. Misalnya saat madrasah ingin memajukan madrasahnya, tentu harus dibuat wali murid terikat dengan sekolah tersebut dengan cara mau membiayai kegiatan di sekolah tersebut, guru-guru harus mau melaksanakan tugas sebaik-baiknya untuk memajukan dunia pendidikan tersebut , kalau hal ini tidak ada keterikatan tentu tidak berhasil, pendidikan Islam itu tidak sama dengan pendidikan agama Islam. Kalau kita bicara pendidikan agama Islam ketemunya dengan madrasah, pesantren, diniyah dan lain sebagainya sedangkan pendidikan Islam sangat luas,” tutur Hj. Sri Wulan dihadapan ratusan guru madrasah tersebut.

Esok harinya (13/4/24) menuju Desa Gubug dengan Program Gerakan Gemar Mengaji  bersama 200 orang masyarakat umum. Disambung bertemu dengan acara Ngopi Bareng (Ngobrol Pendidikan Islam) di Gedung Kemenag Grobogan pada hari berikutnya.

Pada 15/4/2024, Hj. Sri Wulan kembali ke Kabupaten Pati tepatnya di Desa Tondomulyo dalam rangka Pembentukan Kampung Siaga Bencana bersama masyarakat umum dan tokoh masyarakat. Anggota Komisi VIII DPR RI Ibu Sri Wulan menyerahkan bantuan senilai Rp160 juta kepada masyarakat Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati, di sela acara pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) yang diterima langsung oleh wakil dari Pj Bupati Pati.

“Komisi VIII DPR dan Kementerian Sosial memiliki komitmen yang kuat untuk melindungi masyarakat kita dari berbagai risiko bencana yang marak terjadi belakangan ini. Selain memberikan dukungan anggaran,” terangnya.

Pada 16/4/24 Hj. Sri Wulan mengunjungi Kantor Dinsos Rembang bertemu Kepala Dinsos Rembang dan Jajarannya. Agendanya adalah kunjungan dan diskusi santai.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mengakui masih ada permasalahan data penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Pendataan akan diperbarui setiap sebulan sekali. Hal ini dinilai mengganggu data yang dimiliki pemerintah. Saat ini, Pemkab Rembang sudah mulai menyatukan data. Diperlukan koordinasi, sehingga muncul satu data. Problem data ini problem nasional.

Pada hari ke-9 Resesnya, Hj. Sri Wulan mengikuti acara jalan sehat moderasi beragama bersama Kepala Desa dan perangkat, Tokoh Masyarakat dan umum pada (17/4/24).

“Alhamdulillah reses kita akhiri dengan jalan sehat moderasi beragama sekaligus memperingati Hari Jadi Desa Plosojenar. Banyak doorprise, dan acara yang disusun panitia dengan support dari kita ternyata disambut sukacita masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Revan Zaen

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close