16
September
2026
Rabu - : WIB

Musim Kemarau, Produksi Batu Bata Merah di Karanglegi Trangkil Naik Dua Kali Lipat

wartaphoto net
2024/08/21 pada Berita

WARTAPHOTO.NET.TRANGKIL– Musim kemarau membuat para pengrajin batu bata merah di Desa Karanglegi, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mengalami peningkatan dalam jumlah produksi setiap bulannya.

Cuaca terik matahari sangat mendukung percepatan proses pengeringan dan kualitas batu bata, sehingga produksi batu bata merahnya meningkat drastis hingga dua kali lipat.

Bila pada musim penghujan proses pengeringan batu bata merah membutuhkan waktu hingga 15 hari, pada musim kemarau proses pengeringan batu bata hanya membutuhkan waktu sepekan saja.

Kembaran, salah satu pengrajin batu bata merah mengaku senang karena pada musim kemarau ini dirinya merasakan peningkatan produksi meningkat hingga 100 persen dibandingkan dengan musim penghujan.

“Jika pada musim penghujan, dalam waktu satu bulan kami hanya mampu mencetak 12.000 batu bata merah, kini di musim kemarau kami dapat mencetak sebanyak 20.000 hingga 22.000 batu bata merah, “ucapnya.

Dia menyebutkan, untuk setiap seribu batu bata merah yang telah jadi, dijual dengan harga Rp 550.000, untuk area lokal di Trangkil. Sedangkan untuk pembeli dari luar, seribu bata merah dijual Rp 750.000.

Dia mengatakan, walaupun produksi saat ini meningkat, tapi permintaan menurun, dikarenakan banyak orang yang menggunakan bata jenis hebel.

“Sekarang saingan berat bata merah para pengrajin di desa kami adalah hebel, yang saat ini banyak dipilih orang untuk membangun rumah atau merenovasi,” kata Kembaran.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close