16
September
2026
Rabu - : WIB

Isu Pendirian Pabrik Semen Kembali Mencuat, Ratusan Petani di Pati Gelar Aksi

wartaphoto
2024/09/20 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Ratusan petani mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Jumat (20/9/24) pagi. Mereka menggelar aksi dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional.

Ratusan petani itu berasal dari berbagai kelompok. Di antaranya Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) dan petani Pundenrejo, Kecamatan Tayu.

Dalam aksi bertajuk “Petani Nguripi Negeri” itu para petani membawa berbagai makanan. Seperti nasi, ayam ingkung, kuluban, hingga air kendi. mereka kemudin menggelar brokohan (selamatan) di tengah jalan.

Koordinator Aksi, Bambang mengatakan, aksi ini sebagai upaya mempertahankan lahan persawahan para petani.

Menurut dia, pabrik semen masih menjadi ancaman Pegunungan Kendeng. Dirinya melihat, PT Sahabat Mulia Sakti (SMS) sudah mulai mengajukan pendirian pabrik Semen di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Pati.

“Ada pengajuan izin baru PT SMS. Ada pergeseran tempat. Kami menemukan data sekitar 54 hektare di Desa Sinomwidodo ada PPKH Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk PT SMS. Khawatirnya untuk dibuat pabrik di sana,” jelas dia.

Para petani menilai, ancaman pabrik semen masih menghantui Pegunungan Kendeng. Pihaknya kawatir ratusan hektare lahan pertanian di Kecamatan Tambakromo ikut terdampak apabila pabrik semen didirikan di wilayah tersebut.

“180 hektare lahan pertanian dan perkampungan di Tambakromo terancam tercemar Pabrik Semen. Akan menggusur wilayah pertanian,” ucap dia.

Sementara Ketua JMPPK Gunretno berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati maupun DPRD transparan bila PT SMS mengajukan perizinan. Sebab pihaknya tidak ingin sektor pertanian menjadi korban berdirinya pabrik semen.

“Kami mendapatkan data, ada salah satu lahan yang dimohon KPH wilayah Sinomwidodo dan dimohon PT SMS, diminta untuk eksplorasi tapak pabrik dan tambang. Maka dalam hal ini, kami meminta DPRD tidak nunggu PT SMS datang, tapi harus mengingatkan dan dihentikan,” tutur dia.

Ia menegaskan, para petani tak akan tinggal diam. Mereka akan melawan dan menolak pendirian pabrik semen di Pegunungan Kendeng.

“Perjuangan panjang dulur-dulur tidak akan berhenti. Melarang adanya pabrik semen di pegunungan Kendeng,” tandas dia.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close