
WARTAPHOTO.NET. WEDARIJAKSA – Sebuah rumah milik warga Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilalap si jago merah pada Rabu (9/4/2025) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kebakaran diketahui terjadi pada pukul 11.40 WIB di rumah milik Warno (53), seorang perangkat desa yang menjabat sebagai kaur keuangan. Rumah tersebut terletak di Dukuh Koroyo RT 05 RW 01, Desa Panggungroyom.
Berdasarkan keterangan saksi pertama, Nur Ali (59), saat kejadian ia sedang membersihkan kebun di belakang rumah Warno. Tiba-tiba ia mendengar suara ledakan dari dalam rumah. Ketika dicek, terlihat api sudah membakar bagian rumah. Nur Ali segera berteriak meminta bantuan, yang kemudian disambut oleh dua warga lainnya, Jari (66) dan Suparjo (65), serta warga sekitar yang berusaha memadamkan api secara manual menggunakan ember.
Sekira pukul 12.20 WIB, kejadian tersebut dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Damkar dari Pati dan Juwana tiba di lokasi sekitar 5 menit seletah menerima laporan.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.25 WIB setelah dilakukan upaya pemadaman bersama warga, relawan, dan aparat kepolisian,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pati, Sugiyono.
Menurut Sugiyono, bangunan rumah yang terbakar memiliki panjang 9 meter dan lebar 6 meter, berdinding tembok, berkerangka kayu jati. Selain kerusakan bangunan, sejumlah barang berharga juga ikut hangus terbakar, termasuk satu unit televisi, peralatan elektronik, emas, serta uang tunai sekitar Rp18 juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun korban mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta,” ucap dia.
Pihaknya memperkirakan, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di rumah tersebut. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan laporan telah disampaikan kepada pihak berwenang.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan layak.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen