16
September
2026
Rabu - : WIB

Pesan Menkeu Purbaya Buat Anak Muda yang Hobi Belanja dan FOMO dalam Investasi

wartaphoto net
2025/09/17 pada Keuangan, Nasional
Purbaya Yudhi Sadewa

WARTAPHOTO.net. JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan generasi muda untuk tidak sembarangan mengikuti tren investasi hanya karena takut ketinggalan atau fear of missing out (FOMO). Hal itu disampaikan ketika diminta oleh wartawan memberikan saran investasi untuk anak muda pada Selasa, (16/9/2025).

Menurutnya, sebelum memutuskan untuk menanamkan uang di instrumen apapun, anak muda harus mempelajari terlebih dahulu risiko dan manfaatnya.

“Kalau mau berinvestasi di instrumen apapun, pelajari dulu apa itu instrumen investasi. Jangan ikut-ikutan orang, jangan FOMO,” ujar Purbaya.

Ia menekankan bahwa analisis yang matang adalah kunci keberhasilan. “Pelajari instrumennya apa, mereka pasti berhasil,” tambahnya.

Bagi yang hobi berbelanja, Purbaya juga mengingatkan anak muda agar bijak dalam mengatur keuangan.

Ia memberikan rambu, membeli barang mahal maupun murah tidak masalah selama sesuai kemampua.

“Belanja nggak apa-apa, mau yang mahal atau murah, tapi sesuaikan dengan kantong Anda. Jangan sampai berutang,” tegasnya.

Jenis Investasi yang Cocok untuk Remaja

Bagi anak muda yang baru ingin mencoba investasi, ada sejumlah pilihan instrumen yang relatif mudah dipahami dan sesuai untuk pemula:

  1. Tabungan Berjangka
    Cocok untuk remaja yang baru belajar menabung dengan target tertentu, misalnya biaya pendidikan atau membeli barang impian.
  2. Deposito
    Memberikan bunga lebih tinggi dari tabungan biasa dengan risiko rendah. Namun, dana harus disimpan dalam jangka waktu tertentu.
  3. Reksa Dana
    Modal bisa dimulai dari Rp100 ribu. Dana dikelola oleh manajer investasi, sehingga cocok untuk yang belum berpengalaman.
  4. Saham
    Menawarkan keuntungan besar, tetapi risikonya tinggi. Remaja perlu belajar analisis dasar sebelum terjun ke pasar saham.
  5. Obligasi Ritel (ORI/Sukuk Ritel)
    Produk investasi pemerintah dengan risiko rendah, aman, dan memberikan imbal hasil tetap.
  6. Emas
    Instrumen investasi klasik yang nilainya cenderung stabil dalam jangka panjang.
  7. Peer-to-Peer (P2P) Lending
    Memberi peluang keuntungan dari meminjamkan dana ke pelaku usaha. Namun, risikonya lebih tinggi sehingga perlu dipertimbangkan dengan matang.

Reporter: Revan

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close