
WARTAPHOTO.net. PATI — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati menetapkan Rancangan APBD Tahun 2026 sekaligus merestui pengajuan pinjaman daerah senilai Rp90 miliar. Paripurna berlangsung di Kantor DPRD Pati dan dihadiri langsung oleh Bupati Pati, Sudewo.
Dalam sambutannya, Bupati Sudewo menyampaikan bahwa persetujuan pinjaman tersebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan yang menjadi keluhan masyarakat selama ini.
“Anggota DPRD Kabupaten Pati telah menyetujui pinjaman yang kami usulkan sebesar 90 miliar yang itu semua akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa percepatan perbaikan jalan ditargetkan memberikan dampak nyata bagi warga pada tahun 2026, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain menyetujui pinjaman, DPRD juga menetapkan Rancangan APBD 2026. Dokumen itu akan diajukan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk dievaluasi dalam waktu maksimal tiga hari kerja. Bupati turut menyoroti rencana pembangunan infrastruktur jalan dan normalisasi sungai untuk menangani potensi tanggul jebol saat musim penghujan.
Terkait proses pengajuan pinjaman, Sudewo memastikan seluruh prosedur telah dilalui sesuai ketentuan.
“Kalau soal pinjaman memang dari Bank Jateng, untuk mekanisme pinjaman sudah kami tempuh. Dulu kami usulkan di DPRD, dibahas di Banggar, kemudian dibahas di komisi-komisi, komisi naik lagi ke Banggar, dan sekarang Paripurna,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah paripurna, pemerintah daerah hanya perlu menyelesaikan administrasi teknis dengan BPD Jateng, Pemerintah Provinsi, serta langkah pemberitahuan lanjutan.
Bupati turut memaparkan skema pengembalian pinjaman tersebut. Dengan bunga sekitar 5,6–5,7 persen, pembayaran akan dimulai pada 2027 dan ditargetkan selesai pada 2029.
“Tiap tahun cicilannya kira-kira sekitar 33 miliar,” terang Sudewo.
Pemerintah Kabupaten Pati berharap persetujuan pinjaman dan penetapan APBD 2026 menjadi momentum percepatan pembangunan infrastruktur serta mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi daerah.
Reporter: Arton
Editor: Revan Zaen