16
September
2026
Rabu - : WIB

Pemuda di Pati Ini Sukses Kembangkan Agrowisata Petik Melon

wartaphoto
2025/12/04 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Seorang pemuda bernama Hizkia Eben Haezer (24), berhasil membuat sebuah destinasi agrowisata baru di Pati. Namanya Majoya Agrifarm.

Agro wisata ini menawarkan pengalaman unik memetik buah melon langsung dari pohonnya di dalam greenhouse modern. Lokasinya, di Jalan Pati-Gembong, depan SMKN 2 Pati.

Gen Z yang merupakan lulusan Agroteknologi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) ini menceritakan bahwa sebelum mengembangkan usahanya, dirinya melakukan riset ke Jogja dan Solo.

Ia pun meyakini bahwa melon memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Pati. Sebab, menurut dia, faktor cuaca di Pati sangat mendukung untuk menanam melon karena tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh.

“Melon itu memang tanaman yang suka panas, tapi nutrisinya juga harus tercukupi,” ungkap Hizkia.

Majoya Agrifarm mengaplikasikan sistem vertigasi tetes menggunakan media cocopeat, yang merupakan metode budidaya modern di bawah naungan greenhouse. Saat ini, Majoya Agrifarm membudidayakan dua varietas melon eksotis yang tergolong masih jarang di pasaran, yakni Dalmatian (melon dengan kulit putih bergaris hijau) dan Golden Topaz (melon berkulit kuning cerah).

Hizkia memilih varietas ini karena keunggulannya di pasar. Menurutnya, kedua jenis melon ini masih tergolong belum terlalu banyak beredar di Indonesia.

Dengan dua greenhouse berukuran 8×33 meter dan 10×33 meter, secara berselang-seling dia bisa panen enam hingga tujuh kali dalam setahun.

Greenhouse berukuran 10×33 meter mampu menghasilkan total 1.200 buah melon sekali panen. Sedangkan greenhouse yang berukuran lebih kecil bisa memproduksi 800 buah melon per panen.

Buah melon dijual dengan harga Rp 35 ribu per kilogram untuk kedua jenis tersebut.

Hizkia menjelaskan, melon hasil panen setiap satu setengah bulan sekali ini selalu habis terjual dalam waktu kurang dari seminggu.

Selain dijual sebagai buah segar, buah yang secara ukuran tergolong kecil juga diolah menjadi produk turunan seperti es kuwut dan buah potong.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close