
WARTAPHOTO.NET. GUNUNGWUNGKAL – Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, memiliki beragam potensi buah-buahan. Salah satunya Jambu Madu Deli.
Bahkan, buah tersebut banyak diburu oleh masyarakat. Penjualannya tak hanya di lokal Pati saja, namun ke juga sejumlah kota besar di Indonesia.
“Jambu Madu Deli memang menjadi potensi besar. Saat ini banyak dikirim ke Jakarta, Surabaya, hingga Bojonegoro,” kata petani Jambu Madu Deli asal Desa Jrahi, Yusuf Heri Novianto, Minggu (4/1/2025).
Selain dikirim ke luar kota, warga yang berkunjung ke Desa Jrahi juga bisa menikmati petik jambu secara langsung di kebun. Harganya berkisar Rp 12 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram.
“Pengunjung yang ingin bisa petik sendiri. Salah satunya di Cafe GMJ Jrahi. Bawahnya ada kebun. Bisa juga untuk oleh-oleh,” ucap Yusuf.
Menurutnya, jambu Madu Deli memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan jambu jenis lainnya, seperti rasa yang lebih manis.
“Warnanya hijau kemerahan. Mungkin tidak semenarik jambu citra, tapi rasanya manis,” jelas dia.
Yusuf bisa panen tiga kali dalam satu tahun.
“Jadi hampir setiap bulan bisa kalau ingin petik di kebun. Berbeda dengan alpukat dan durian yang musiman,” imbuh dia.
Salah seorang pengunjung asal Kecamatan Margorejo, Pati, Kamelan, mengaku tertarik untuk mencoba petik buah Jambu Madu Deli langsung di kebun.
“Menyenangkan lihat pohon jambu yang berbuah banyak. Bisa milih dan metik langsung. Baru tahu ini kalau di Jrahi selain durian dan alpukat ada Jambu Madu Deli juga,” ucap dia.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen