16
September
2026
Rabu - : WIB

Harmoni di Balik Bersih-bersih Kelenteng Hok Tik Bio Pati Jelang Imlek

wartaphoto
2026/02/05 pada Pati

WARTAPHOTO.NET. PATI – Semangat gotong royong dan toleransi beragama terpancar kuat di Kelenteng Hok Tik Bio, Kabupaten Pati, Kamis (5/2/2026). Puluhan warga dari berbagai komunitas dan lintas agama berkumpul untuk membersihkan rumah ibadah tersebut dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577.

​Kegiatan rutin tahunan ini menjadi potret nyata kerukunan masyarakat di tengah keberagaman.

Ketua Klenteng Hok Tik Bio Pati, Eddy Siswanto, menjelaskan bahwa pembersihan dilakukan tepat pada tanggal 12 bulan 12 penanggalan Imlek (Cap Ji Gwek). Sebelum proses pembersihan dimulai, pihak klenteng melaksanakan ritual khusus untuk memohon izin.

“Sebelum patung-patung dikeluarkan, dibawakan oleh Tangki dari Welahan untuk mendoakan ritual. Jika sudah diizinkan, baru proses pembersihan boleh dilakukan,” jelas Eddy.

​Sejumlah patung dewa (Kongco) yang disucikan, seperti Hok Tek Cheng Sin, Ma Co, Kwan Im, hingga Kwan Tee Koen, dibersihkan dengan penuh khidmat. Menariknya, beberapa patung tersebut diperkirakan telah berusia hampir 300 tahun. Benda bersejarah tersebut merupakan warisan dari Lasem yang dititipkan ke klenteng ini sejak berdiri pada tahun 1875.

​Pemandangan unik terlihat saat para suster dan perwakilan berbagai umat beragama turut memegang kain lap dan sapu. Menurut Eddy, keterlibatan aktif masyarakat non-Konghucu adalah bentuk kebersamaan yang terus dipupuk.

​”Klenteng selalu mengajak antarumat beragama untuk ikut serta. Ini adalah bentuk nyata kebersamaan dan toleransi kita di Pati,” tambahnya.

​Meski persiapan fisik klenteng terus dilakukan, perayaan Imlek tahun ini akan terasa berbeda. Pihak pengelola memutuskan untuk tidak menggelar kirab budaya. Keputusan tersebut diambil melalui pertimbangan spiritual dan rasa empati terhadap kondisi Kabupaten Pati yang saat ini sedang dilanda musibah banjir.

​”Kami bertanya melalui ritual hingga dua kali, namun hasilnya memang tidak diperbolehkan (kirab). Saya yakini ini karena masyarakat Pati sedang berduka akibat banjir. Sebagai gantinya, kami mendoakan setiap hari agar banjir segera surut,” ungkap Eddy.

​Meski kirab ditiadakan, masyarakat tetap bisa menikmati suasana khas Imlek melalui Pasar Imlek yang akan berlangsung pada tanggal 7 hingga 17 Februari 2026. ​Lokasinya di area Klenteng Hok Tik Bio Pati.

Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close