16
September
2026
Rabu - : WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pati, Harga Tembus Rp30 Ribu

wartaphoto
2026/02/25 pada Berita, Pati, wartaphoto

​WARTAPHOTO.NET. PATI – Kelangkaan Gas LPG ukuran 3 kilogram atau gas melon kian meresahkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Pati. Selain stok yang sulit didapat, harga di tingkat pengecer melonjak drastis hingga menyentuh Rp30.000 per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

​Ida, seorang warga Kecamatan Gembong, mengaku telah menghabiskan waktu tiga hari berkeliling mencari gas melon namun hasilnya nihil. “Saya sudah keliling wilayah Gembong, tapi tidak dapat LPG 3 kilogram,” keluhnya, Rabu (25/2/2026).

Menurut Ida, ketidakstabilan harga sudah terasa sejak pekan lalu saat gas melon masih dibanderol Rp27.000. Namun kini, stok justru menghilang dari peredaran.

​Kondisi serupa dialami Kasmini, warga Kecamatan Tlogowungu. Ia menyebutkan harga di daerahnya telah menembus Rp30.000 per tabung. Padahal, sebelumnya harga tertinggi masih di kisaran Rp25.000 hingga Rp27.000. Sebagai warga yang tinggal di lereng Gunung Muria, Kasmini merasa terbebani karena lokasinya yang jauh dari pasar dan pusat keramaian.

​“Kami berharap pemerintah mendengar keluhan warga dan segera mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

​Menanggapi keluhan tersebut, Area Manager Communication, Relations, and CSR Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan tambahan pasokan untuk wilayah Pati Raya dan sekitarnya.

​“Hari ini kami salurkan tambahan pasokan. Sebelumnya pada 17 Februari juga sudah ada penambahan,” jelas Taufiq.

​Ia mengklaim kelangkaan ini tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah, melainkan hanya di titik-titik tertentu. Berdasarkan pantauan internal, kondisi serupa juga terdeteksi di Blora, Grobogan, serta beberapa wilayah di bagian timur Pati.

​Taufiq menjelaskan, selain adanya lonjakan permintaan, terdapat indikasi permainan harga oleh oknum pengecer yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG langsung di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai HET, yakni Rp18.000 per tabung.

​”Masyarakat disarankan membeli di pangkalan terdekat. Lokasi pangkalan resmi bisa dicek melalui situs ptm.id/infolpg3kg,” terangnya.

​Pertamina juga meminta warga untuk tidak melakukan panic buying di tingkat pengecer dengan harga selangit. “Jika menemukan harga yang jauh di atas HET, segera laporkan ke kepolisian atau dinas terkait agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkas Taufiq.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close