
WARTAPHOTO.net. Pati — Komisi D DPRD Kabupaten Pati meminta SMPN 1 Tayu untuk lebih proaktif dalam menyelesaikan persoalan ijazah lulusan yang belum diambil. Permintaan ini disampaikan setelah komisi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sekolah tersebut.
Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menilai pihak sekolah tidak seharusnya hanya menunggu siswa atau keluarga datang untuk mengambil dokumen kelulusan tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah jemput bola perlu dilakukan demi memastikan administrasi pendidikan berjalan tertib.
“Kalau sudah dua atau tiga tahun tidak diambil, seharusnya pihak sekolah menghubungi. Bisa lewat telepon, menanyakan ke keluarga, atau meminta bantuan siswa dari desa yang sama untuk menyampaikan informasi. Ini sekolah pemerintah, sudah semestinya ikut mendorong agar ijazah segera diambil,” ujarnya.
Komisi D juga merekomendasikan agar kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan bagian tata usaha mengambil peran lebih aktif dalam proses penelusuran serta pemberitahuan kepada para lulusan maupun keluarga.
*wartaphoto.net