16
September
2026
Rabu - : WIB

​Sunan Pati: Sosok Legendaris Bumi Pesantenan di Balik Desa Metaraman

wartaphoto
2026/03/08 pada Berita, Pati, wartaphoto

​WARTAPHOTO. NET. PATI – Jejak perkembangan Islam di Nusantara tak lepas dari peran tokoh-tokoh besar di Kabupaten Pati. Salah satunya adalah Sunan Pati, atau yang memiliki nama asli Ali Nurul Yaqin.

​Sunan Pati merupakan putra dari Abdullah Nurul Yaqin dan cucu dari Mohammad Nurul Yaqin. Jika dirunut silsilahnya, ia masih memiliki garis keturunan dengan Sunan Giri, salah satu anggota Walisongo yang tersohor.

​”Sejarah Sunan Pati memang tidak banyak tertulis dalam sumber primer. Namun, menilik bentuk nisan makamnya, ia jelas merupakan tokoh penting pada periode perkembangan Islam di Nusantara,” ujar Sejarawan Pati, Ragil Haryo Yudiartanto, Sabtu (7/3/2026).

​Ragil menjelaskan bahwa Sunan Pati juga dikenal dengan gelar Sunan Ngerang III. Makamnya kini terletak di Desa Metaraman, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

​”Ali Nurul Yaqin adalah cucu dari Sunan Ngerang I. Dari garis keturunan Sunan Ngerang III inilah lahir Ki Ageng Penjawi, sosok legendaris yang menjadi penguasa di Kadipaten Pati,” tambah dia.

​Lokasi makam di Desa Metaraman pun memiliki nilai sejarah tersendiri. Nama desa ini diyakini berasal dari pemukiman yang didirikan oleh orang-orang Kerajaan Mataram. Arsitektur makamnya pun kental dengan gaya era Kerajaan Demak.

​Di dalam kompleks tersebut, terdapat tiga makam yang masing-masing memiliki dua batu nisan. Ragil menyebutkan bahwa nisan-nisan tersebut bertipe Demak Troloyo yang populer pada abad ke-16 Masehi.

​”Nisan tersebut mengadopsi ragam hias kebudayaan klasik Hindu. Terdapat model Kurawal atau Sulur Makara yang liukannya menyerupai simbol makara pada tangga candi, serta motif hias geometris segitiga atau tumpal,” jelas guru SMAN 2 Pati tersebut.

​Selain itu, ditemukan pula hiasan berupa sulur tanaman dan medalion. Sayangnya, karena tidak ditemukannya inskripsi angka tahun maupun keterangan aksara Jawa Kuno atau Arab, penentuan tahun tepatnya sulit dilakukan.

​Sunan Ngerang III bukan sekadar tokoh agama, melainkan ayah dari pendekar tersohor, Ki Ageng Penjawi. Dalam literatur Babad Tanah Jawi, Ki Ageng Penjawi dikenal sebagai bagian dari “Tiga Serangkai” bersama Ki Ageng Pemanahan dan Ki Juru Mertani.

​”Setelah dewasa, Ki Ageng Penjawi diangkat menjadi penguasa Kadipaten Pati. Namanya bahkan kini diabadikan menjadi nama salah satu dukuh di Kota Pati,” pungkas Ragil.

Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close