
WARTAPHOTO.net. PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan kekecewaannya atas minimnya kehadiran wali murid dalam agenda sosialisasi di SMP Negeri 2 Pati yang akhirnya terpaksa ditunda.
Menurut Bandang, jumlah wali murid yang hadir tidak sesuai dengan data yang seharusnya. Dari sekitar 600 wali murid yang diundang, hanya sekitar 60 orang yang datang.
“Sosialisasi di SMP Negeri 2 Pati hari ini kita tunda karena jumlah wali murid yang datang tidak sesuai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan program Komisi D DPRD Pati yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Candra.
Dalam kegiatan itu, pihaknya berencana menyampaikan larangan pungutan kepada wali murid yang mengatasnamakan komite sekolah.
Selain itu, lanjut Bandang, Plt Bupati Pati juga menginstruksikan agar siswa tidak menggelar kegiatan pariwisata ke luar daerah saat kelulusan, termasuk penyelenggaraan acara perpisahan.
“Pak Candra juga melarang siswa sekolah melakukan pariwisata ke luar daerah saat lulusan, termasuk membuat acara perpisahan,” katanya.
Bandang menambahkan, sosialisasi serupa akan tetap dilaksanakan di seluruh sekolah negeri di Kabupaten Pati. Dari total 58 sekolah, sebagian di antaranya telah lebih dulu menerima sosialisasi.
“Sosialisasi ini akan dilakukan kepada semua sekolah negeri. Total ada 58 sekolah, dan beberapa sekolah negeri sudah kita berikan sosialisasi,” pungkasnya.
*wartaphoto.net