
WARTAPHOTO.NET. PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai pelacakan atau tracing kasus Tuberkulosis (TBC) perlu dilakukan secara lebih masif guna mencegah penyebaran penyakit tersebut semakin luas.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badruddin usai mendampingi Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia Benjamin Paulus Octavianus dalam kunjungan kerja di Balai Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Selasa (21/4/2026).
Ali mengatakan, pelacakan kasus TBC dapat dilakukan melalui pemeriksaan terhadap orang-orang terdekat maupun anggota keluarga pasien. Menurutnya, kelompok tersebut memiliki risiko lebih tinggi karena sering melakukan kontak langsung dengan penderita.
“Pelacakan bisa dilakukan kepada penderita dan keluarganya agar penularan dapat dicegah lebih dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kunjungan Wamenkes RI ke Kabupaten Pati juga dibarengi dengan penyaluran tambahan bantuan alat kesehatan untuk mempercepat proses pelacakan kasus TBC.
“Tentunya dengan datangnya Pak Menteri akan memberikan tambahan alat untuk segera melakukan tracing bagi penderita dan keluarganya,” kata Ali.
Selain bantuan alat kesehatan, pemerintah pusat juga disebut akan memberikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni bagi penderita TBC. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat dan mendukung proses pemulihan pasien.
“Kemudian, akan diberikan bantuan bagi yang rumahnya tidak layak bagi penderita,” ucapnya.
Ali menilai, program pelacakan TBC merupakan salah satu terobosan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Ini suatu terobosan oleh pemerintah Prabowo dan Gibran untuk menyiapkan masyarakat menjadi lebih sehat,” jelasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mencatat sebanyak 2.658 kasus TBC ditemukan sepanjang tahun 2025.