16
September
2026
Rabu - : WIB

Tiga Dekade Bertahan, Kios Sepeda Bekas Pak Martono di Pasar Wedarijaksa Tetap Eksis

wartaphoto
2026/06/08 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Hampir 33 tahun Martono Sugiyo (71) menekuni usaha jual beli sepeda bekas di Pasar Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Usaha yang dirintis sejak tahun 1990-an ini sempat mengalami pasang surut, termasuk mengalami masa kejayaan yang tak terduga saat pandemi Covid-19 melanda beberapa tahun lalu.

​Kini, meski kondisinya tak seramai dulu, lapak sederhananya yang memajang deretan sepeda BMX, sepeda mini, hingga sepeda lipat masih konsisten laku 1 hingga 2 unit dalam sehari.

​Di kiosnya yang sederhana, deretan sepeda bekas berjejer rapi. Berbagai jenis sepeda, mulai dari BMX, sepeda mini, sepeda lipat, hingga sepeda gunung (MTB) tersedia di sana. Seluruhnya dijual dalam kondisi sekon namun dipastikan masih sangat layak pakai. Harganya pun relatif ramah kantong, yakni berkisar di angka Rp500 ribuan saja.

​Martono menceritakan, ia memulai usaha ini sejak awal era 90-an. Berawal dari sekadar keisengan, aktivitas ini lama-kelamaan bertransformasi menjadi mata pencaharian utamanya untuk menghidupi keluarga. Sepanjang perjalanannya, ia mengaku puncak keramaian pembeli justru terjadi saat badai pandemi Covid-19 melanda.

​“Zaman Corona itu malah paling ramai. Orang-orang pada mencari sepeda untuk olahraga dan menjaga jarak. Sepeda BMX, mini, lipat, semuanya laku keras,” kata Martono saat ditemui di kiosnya, Senin (8/6/2026).

​Sepeda-sepeda yang dijajakan mayoritas diperoleh dalam kondisi bekas dari berbagai daerah. Sebelum dipajang dan dijual kembali, Martono selalu memperbaiki dan memastikan kondisinya prima terlebih dahulu. Tak heran jika pelanggannya tidak hanya datang dari wilayah Wedarijaksa saja, melainkan juga dari luar kecamatan.

​Namun, setelah status pandemi dicabut dan aktivitas masyarakat kembali normal, penjualannya perlahan mulai melandai. Saat ini, perputaran barang di kiosnya cenderung stabil namun melambat.

​“Sekarang ya lumayan lah, sehari 1 sampai 2 unit masih laku. Yang paling banyak dicari pembeli tetap jenis BMX sama sepeda mini,” tuturnya.

​Meski usianya telah menginjak 71 tahun, semangat Martono untuk mengais rezeki seolah tidak pernah padam. Membuka kiosnya mulai pukul 08.00 WIB hingga sore hari, lapak kecil tersebut kini menjadi saksi bisu pasang surutnya bisnis sepeda bekas di Wedarijaksa selama lebih dari tiga dekade.

​Bagi warga Kabupaten Pati, khususnya wilayah Wedarijaksa yang sedang berburu sepeda bekas berkualitas dengan harga yang bersahabat, kios milik Martono di Pasar Wedarijaksa ini tentu bisa menjadi salah satu pilihan utama.

Reporter: Arton
Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close