
WARTAPHOTO.NET. PATI – Proyek perbaikan Jalan Tembus SMP 6 Pati, yang membentang dari arah depan RSUD RAA Soewondo, kini telah selesai dikerjakan. Jalur alternatif yang sebelumnya dikeluhkan rusak tersebut sekarang sudah mulus dan nyaman dilalui kendaraan.
Kondisi teranyar ini disambut positif oleh masyarakat. Khoirun Niam, salah seorang warga yang kerap melintas di jalur tersebut, mengaku sangat senang dengan rampungnya perbaikan ini.
”Saya setiap hari lewat sini. Sekarang jalannya sudah mulus,” ujarnya kepada Wartaphoto, Rabu (8/7/2026).
Niam pun berharap agar perbaikan infrastruktur jalan ini bisa diteruskan hingga ke arah Kecamatan Tlogowungu. Menurutnya, jalur tersebut merupakan salah satu akses alternatif penting yang menghubungkan antarkecamatan di Kabupaten Pati, yakni Kecamatan Pati ke Kecamatan Tlogowungu.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan pada tahap pertama ini memang menyasar beberapa titik krusial.
Selain Jalan Tembus SMP 6, sejumlah jalur utama yang menjadi urat nadi perekonomian warga dan sempat dikeluhkan rusak juga mulai disentuh perbaikan.
Daftar Jalur yang Diperbaiki pada Tahap I, antara lain Jalan Guyangan–Runting, Kawasan Kantor Kawedanan Kayen (Barat RSUD Kayen), Jalur Prawoto–Batas Kudus, Jalan Boloagung–Trimulyo, Jalan H. Munadi (Depan Terminal), dan Jalan Guyangan–Juwana.
Langkah perbaikan ini dipastikan akan terus berlanjut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berkomitmen untuk menambah alokasi anggaran pemeliharaan jalan pada APBD Murni Tahun 2027 mendatang melalui DPUTR.
Kebijakan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat meninjau proyek perbaikan Jalan Tlogowungu–Bapoh pada Senin (6/7/2026).
Chandra menjelaskan bahwa penambahan anggaran ini sangat penting agar pihak DPUTR memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk merespons cepat keluhan dan kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah Kabupaten Pati.
”Peningkatan anggaran pemeliharaan jalan diperlukan agar laporan dari masyarakat tidak hanya tercatat, tetapi bisa langsung ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan,” kata Chandra.
Ia menambahkan, peninjauan langsung ke Jalan Tlogowungu–Bapoh ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Pati untuk memantau langsung kondisi riil infrastruktur daerah. Hasil pantauan ini nantinya akan dijadikan dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih responsif.
”Melalui penambahan anggaran pada APBD Murni Tahun 2027, Pemkab Pati menargetkan penanganan jalan rusak ke depan bisa berlangsung lebih cepat. Dengan begitu, mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah dapat berjalan semakin lancar,” pungkas Plt Bupati.
Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad.