16
September
2026
Rabu - : WIB

Langkah Nyata RSUD Kayen Pati Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia Lewat Inovasi Digital ‘Jalan Serasi Bersama’

wartaphoto
2026/07/23 pada Berita, Kesehatan, Pati, wartaphoto
RSUD Kayen Pati Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia Lewat Inovasi Digital ‘Jalan Serasi Bersama’

PATI | WARTAPHOTO.NET – UPT RSUD Kayen terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia) di Kabupaten Pati. Menjawab tantangan lonjakan kunjungan pasien geriatri serta isu strategis kesehatan lansia, RSUD Kayen resmi meluncurkan dan mengoptimalkan inovasi pelayanan berbasis digital bertajuk “Jalan Serasi Bersama RSUD Kayen” (Jangkau Lansia Supaya Sehat Raga dan Bergizi Bersama RSUD Kayen).

​Inovasi ini lahir dari pengamatan mendalam manajemen RSUD Kayen terhadap adanya kesenjangan akses informasi dan layanan kesehatan yang ramah lansia. Banyak masyarakat usia lanjut mengalami kesulitan dalam memperoleh edukasi nutrisi yang tepat serta mengakses layanan medis yang sesuai dengan kebutuhan fisik mereka.

 

​Direktur RSUD Kayen, dr. Bambang Santoso, MM, menegaskan komitmen pihaknya dalam memangkas hambatan tersebut.

“Peningkatan layanan kesehatan bagi lansia ini kami sediakan untuk mendongkrak kualitas hidup dan kemandirian mereka, sehingga para lansia di Kabupaten Pati dapat tetap sehat, aktif, dan berdaya guna di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar dr. Bambang kepada Wartaphoto, Kamis (23/07/2026).

​Sistem informasi “Jalan Serasi Bersama” dirancang sebagai pengembangan dari aplikasi terdahulu, Jalan Serasi. Kebaharuan utama dari aplikasi yang dapat diunduh melalui Playstore ini adalah integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) berupa fitur Chatbot serta ruang dialog interaktif antara dokter dan pasien untuk mempermudah konsultasi keluhan kesehatan secara langsung.

​Melalui aplikasi ini, lansia dan pihak keluarga diajak berpartisipasi aktif dalam memantau kesehatan mandiri. Pengguna dapat menginput data kondisi fisik—seperti usia, berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah, hingga parameter laboratorium (hemoglobin, albumin, HbA1c, creatinine, dan trigliserida)—untuk mendapatkan screening awal. Screening ini mencakup analisis Indeks Massa Tubuh (IMT), status gizi, kecenderungan gangguan jantung, tekanan darah, hingga fungsi ginjal (Glomerular Filtration Rate/GFR).

​Selain memantau kondisi fisik, sistem ini juga mengukur tingkat kemandirian lansia melalui penilaian aktivitas hidup dasar (Activity Daily Living). Informasi edukatif kemudian diberikan secara spesifik sesuai dengan hasil deteksi awal tersebut.

​Manfaat inovasi ini dirasakan secara komprehensif, tidak hanya bagi pasien di dalam gedung rumah sakit, tetapi juga masyarakat luas. Pemantauan kesehatan lansia dan pralansia kini dapat dilakukan secara real-time, baik untuk pelayanan rawat jalan maupun rawat inap. RSUD Kayen juga melengkapi program ini dengan kegiatan senam lansia, pemeriksaan rutin, edukasi gizi, hingga pemberian makanan tambahan penyuluhan untuk mendongkrak status nutrisi mereka.

​Bagi Pemerintah Kabupaten Pati, hadirnya inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mengelola baseline data kesehatan geriatri. Hadirnya inovasi digital sebagai pencegahan dini dan pemantauan berkala dinilai mampu menekan angka keparahan penyakit. Dampaknya, beban biaya pengobatan masyarakat dapat berkurang, indeks kesehatan daerah meningkat, dan tercipta tatanan masyarakat Pati yang sehat, berkualitas, serta produktif di usia lanjut.

Reporter: Putra
Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close