
PATI | WARTAPHOTO.NET — SMP-SMA Al Quran Terpadu Al Hamidiyah Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, menggelar program edukasi lingkungan bertajuk “Catch Them Young: Zero Waste and Circular Economy in Campus”. Gerakan ini merupakan inisiasi dari organisasi internasional International Society of Waste Management Air and Water (ISWMAW) asal India.
Program ini disosialisasikan langsung oleh penggagasnya, Prof. Sadhan Kumar Ghosh dari India, bersama akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof. Misbah Zulfa Elizabeth, pada Rabu (5/8/2026).
Selain pemaparan materi, para narasumber memberikan simulasi dan pelatihan penerapan pemilahan sampah menggunakan sistem 5-Bin. Simulasi ini bertujuan untuk membiasakan para siswa memilah sampah secara mandiri—baik organik, anorganik, maupun bahan berbahaya dan beracun (B3)—dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah dan asrama.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan pertunjukan drama bertajuk “Heal the World” yang dibawakan oleh para murid. Pertunjukan tersebut menggambarkan keindahan alam sebelum mengalami kerusakan akibat ulah manusia, serta pesan harapan untuk pemulihan bumi.
Tak hanya itu, acara ini juga memamerkan berbagai karya daur ulang hasil kreativitas siswa sebagai wujud implementasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Aksi nyata penanaman pohon juga dilakukan oleh Prof. Sadhan Kumar Ghosh bersama pihak sekolah sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.
Direktur Pendidikan Yayasan Al Hamidiyah, Darmono Hadi, menegaskan bahwa perubahan besar senantiasa berawal dari dunia pendidikan. Menurutnya, anak-anak yang dilatih mencintai lingkungan sejak dini akan tumbuh menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dalam menjaga bumi.
”Sebagai lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an, Al Hamidiyah percaya bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari amanah Allah SWT kepada manusia sebagai khalifah fil ardh, yang bertugas memakmurkan bumi, bukan merusaknya,” ujar Darmono.
Ia menambahkan bahwa pendidikan karakter, edukasi lingkungan, dan nilai-nilai keislaman harus berjalan beriringan untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan peduli pada kelestarian alam.
Melalui program ini, sekolah berharap dapat membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, meningkatkan literasi lingkungan para siswa, serta berkontribusi nyata dalam mendukung gerakan global zero waste dan ekonomi sirkular.
”Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi masa depan bumi yang kita cintai,” pungkas dia.
Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad