
PATI | WARTAPHOTO.NET– Pemerintah Kabupaten Pati terus mematangkan program prioritas pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut ditegaskan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menghadiri acara Haul Akbar Pati 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Pati, Minggu (30/8/2026) malam.
Dalam sambutannya di hadapan ribuan jamaah, Risma Ardhi Chandra menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membebaskan biaya jaminan kesehatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah mulai tahun 2027 hingga 2028.
“Harapan kami di tahun 2027 perubahan atau 2028, semua warga yang ber-KTP Pati pada kategori desil 1 sampai 5 akan kami gratiskan BPJS-nya. Jadi mereka yang kurang mampu ini bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan fasilitas pendidikan secara gratis,” ujar Risma.
Selain pembebasan biaya BPJS dan pendidikan gratis bagi anak-anak warga kurang mampu, Plt Bupati Pati juga menyoroti pentingnya pembangunan moral dan akhlak generasi muda. Menurutnya, kemajuan daerah tidak akan bermakna tanpa ditopang oleh karakter anak didik yang baik.
Ia mengapresiasi peran para pendidik non-formal, mbah modin, serta guru-guru madrasah diniyah (madin) di desa-desa yang menjadi benteng pertahanan moral masyarakat.
“Kabupaten ini tidak akan berlangsung dengan baik kalau akhlak anak didik tidak kita bentuk dari sekarang. Karena itu, kesejahteraan pahlawan pembentuk karakter seperti mbah modin dan guru-guru madin di desa-desa juga akan terus kita pikirkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga mengajak seluruh elemen masyarakat Pati untuk menjaga persatuan dan keharmonisan. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh upaya saling adu domba (devide et impera) yang kerap memicu perpecahan di tengah masyarakat maupun antar pimpinan.
“Dulu saat sekolah dasar kita diajari tentang devide et impera. Ternyata saat ini hal itu masih terjadi. Antar tetangga masih bergosip, antar pimpinan dibenturkan. Padahal dulu para Wali Songo menyebarkan agama dan membangun daerah tanpa devide et impera. Mari kita saling bergandeng tangan, menyatukan visi-misi, dan meneladani sifat pemaaf Rasulullah SAW,” ajaknya.
Menutup arahannya, Plt Bupati Pati menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat dan memohon doa agar segenap program pembangunan dapat terlaksana secara transparan, akuntabel, serta membawa Pati menjadi daerah yang tentram, damai, dan sejahtera.