29
September
2026
Selasa - : WIB

Api Lahap TPS Plosojenar Jakenan Pati, Diduga Dipicu Pembakaran Sisa Jerami Tebu

wartaphoto net
2026/09/23 pada Pati

PATI | WARTAPHOTO.NET— Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Plosojenar yang berlokasi di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami kebakaran hebat pada Rabu (23/9/2026) siang.

Kebakaran tersebut diduga berasal dari bara api sisa pembakaran jerami tebu (slamper) di lahan sebelah TPS yang sengaja dibakar oleh pemiliknya.

Insiden kebakaran ini dilaporkan mulai masuk ke Pos Damkar Juwana sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas Pos Juwana langsung bergerak ke lokasi untuk penanganan awal, namun kobaran api terus membesar dan meluas dengan cepat.

Kondisi angin yang berembus kencang serta luasnya area pembuangan sampah berisiko tinggi membuat si jago merah menyebar cepat dan sulit dikendalikan. Hingga sore hari, pemadaman masih terus berlangsung karena titik api menyusup ke dalam tumpukan sampah.

Guna menaklukkan kobaran api, tim gabungan menerjunkan kurang lebih 13 armada pemadam kebakaran dan bantuan suplai air ke lokasi kejadian. Pihak yang terlibat meliputi Pos Damkar Juwana, Pos Damkar Pati, BPBD Pati, DPUTR Pati, AWC Polresta Pati, personel Yonif TP 936/Satria Joyokusumo, TNI setempat, hingga relawan dari PT Garuda Food dan PG Trangkil.

Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Kabupaten Pati, Dwi Prasetyo, mengungkapkan bahwa kendala utama di lapangan adalah jalur akses kendaraan yang sempit serta hembusan angin yang sangat kuat.

“Akses lokasinya cukup sempit sehingga mobil kesulitan menjangkau titik api langsung. Kami harus menggelar selang hingga 35 sampai 40 meter. Selain itu, arah dan tiupan angin sangat kencang, serta suplai air harus terus dipasok secara berkelanjutan,” terang Dwi Prasetyo saat dikonfirmasi.

Dwi Prasetyo menambahkan, penyidikan awal terkait penyebab pasti kebakaran kini tengah didalami oleh pihak Polsek Jakenan.

Menyikapi maraknya kasus kebakaran akibat pembakaran sisa panen di musim kemarau ekstrem, pihak Damkar mengimbau keras masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau slamper tebu di siang hari.

“Kami harapkan masyarakat jangan membakar sampah atau slamper tebu pada jam-jam rawan dan terik siang hari. Jika memang sangat diperlukan, lakukan pembakaran di malam hari di atas pukul 20.00 WIB ketika hembusan angin relatif lebih tenang dan suhu udara tidak terlalu panas,” imbaunya.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan petugas lintas instansi masih terus bersiaga dan melakukan pembasahan intensif di lokasi TPS Plosojenar untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Reporter: Anwarudin

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close