16
September
2026
Rabu - : WIB

Para Petani Singkong di Pati Diajak Beralih Menggunakan Pupuk Organik, Ini Sebabnya

wartaphoto
2022/10/11 pada Berita, DPRD Pati, Pati, wartaphoto
#image_title

WARTAPHOTO.NET. PATI – Para petani singkong di Kabupaten Pati diminta mulai beralih menggunakan pupuk organik. Sebab penggunaan pupuk organik dinilai lebih ramah dibandingkan pupuk kimia.

Hal ini dikatakan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Nur Sukarno.

“Pupuk organik jenis Biosaka misalnya, bisa mengurangi 70 hingga 90 persen pupuk kimia,” ujar dia, (11/10/2022).

Ia berharap, ketergantungan petani pada penggunaan pupuk kimia bisa berangsur-angsur berkurang.

Menurut dia, penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus dapat membuat tanah mengeras dan kehilangan porositasnya.

Anggota dewan Pati ini menilai, jawaban petani ketela setelah tidak mendapat pupuk bersubsidi adalah dengan beralih menggunakan pupuk organik.

Untuk diketahui, dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 tahun 2022 telah dijelaskan tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian. Ketentuan tersebut berlaku sejak Juli 2022.

Di sana, terdapat sembilan komoditas yang berhak atas pupuk bersubsidi. Sembilan komoditas itu dari tiga subsektor, yakni tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.

Adapun komoditas subsektor tanaman pangan yang bisa mendapat pupuk bersubsidi yakni jagung, padi, dan kedelai. Sementara subsektor hortikultura twrdiri atas bawang merah, cabai, dan bawang putih. Sedangkan subsektor perkebunan meliputi tebu rakyat, kopi, dan kako.

Reporter: Putra
Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close