16
September
2026
Rabu - : WIB

Ganjar Pranowo Ingin Kades-Kades di Pati Wujudkan Desa Antikorupsi

wartaphoto
2022/12/07 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Ratusan kepala desa, lurah, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pati, tandatangani pakta integritas Antigratifikasi di Pendapa Kabupaten, Rabu (7/12/2022) siang. Dalam hal itu, mereka menyatakan siap untuk tidak melakukan korupsi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Pati ini dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia. Bahkan, acara seperti ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga turut menghadiri acara tersebut. Tak hanya itu, Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Plt Kapolresta Pati AKPB Christian Tobing, Dandim Pati Letkol Inf Catur Irawan, hingga seluruh camat se-kabupaten, juga hadir.

Ganjar berharap, penandatanganan ini tidak hanya sekedar seremonial saja. Dia meminta seluruh kades dan lurah di Kabupaten Pati berkomitmen untuk tidak melakukan korupsi.

Orang nomor satu di Jateng ini menginginkan agar semua kades dan lurah di Pati mempunyai program antikorupsi. Menurut dia, jika hal ini terwujud, program ini bakal berdampak besar.

”Saya ingin Pati seluruh kadesnya punya program antikorupsi,” tegas dia.

Pada kesempatan ini, Ganjar menantang pada kepala desa di Kabupaten Pati untuk mewujudkan Desa Antikorupsi di desanya masing-masing.

“Di Jawa Tengah yang sudah dicoba satu kabupaten satu, sekarang mau saya coba seluruh Kabupaten Pati, para petinggi atau kadesnya, itu betul-betul menjadi Desa Antikorupsi. Contohnya sudah ada, maka dengan cara itu harapan kita bisa berjalan,” tutur dia.

Mengawali gerakan, secara simbolis Ganjar menempelkan stiker bertuliskan  ‘STOP GRATIFIKASI. Terimakasih Anda tidak memberikan suap atau gratifikasi kepada pegawai kami’ di kendaraan Bupati, Sekda dan Kades di Pati.

Ganjar menegaskan, peran masyarakat juga penting pada terciptanya budaya integritas. Menurut dia, masyarakat harus berpartisipasi untuk tidak memberi iming-iming pada pejabat desa.

“Tapi jangan sampai dengan tidak memberi kemudian dipersulit juga nggak boleh. Inilah peran dari pimpinan yang ada di Pati untuk mengawasi dan mudah-mudahan kalau nanti ini sukses kita terapkan ke seluruh Jawa Tengah,” tandas dia.

(*/putra/wartaphoto).

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close